Diskop Maluku Siapkan Rp 2,7 Miliar Dana Bergulir Untuk Pemulihan Sektor Koperasi UMKM

by
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, Muhammad Nasir Kilkoda. FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Maluku mengalokasikan anggaran senilai Rp 2,7 miliar untuk pemulihan ekonomi sektor koperasi dan UMKM di Maluku akibat dampak pandemi covid-19. Alokasi dana tersebut melalui program dana bergulir bagi koperasi dan UMKM.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku, Muhammad Nasir Kilkoda saat dikonfirmasi Kamis (27/8/2020). Kilkoda mengatakan alokasi anggaran dari APBD itu mengalami penambahan Rp 1,7 miliar dari sebelumnya hanya 1 miliar.

Hingga kini, kata Kilkoda, tercatat sudah 29 proposal dari koperasi dan UMKM berasal dari 9 kabupaten/kota di Maluku sudah disodorkan ke Diskop dan UMKM Maluku untuk diproses mendapatkan dana bergulir tersebut.

“Pekan ini kami mulai ke lapangan untuk merecek dan menilai keberadaan koperasi dan UMKM yang memasukan proposal. Kita on the spot hingga September. Setelah itu akan dirapatkan untuk menentukan apakah koperasi dan UMKM tersebut layak atau tidak mendapatkan bantuan,”jelasnya.

Loading...

Dari pengecekan ke lapangan itu juga, kata Kilkoda, baru bisa ditentukan besaran dana bergulir yang diberikan kepada koperasi dan UMKM. “Kisarannya itu sekitar 20 juta rupiah paling kecil hingga 200 juta rupiah. Kita usahakan agar merata tapi tergantung usaha mereka apakah benar ada atau tidak di lapangan, lalu keuntungan dari usahanya itu bagaimana,”sambungnya.

Bunga dari dari dana bergulir ini juga kata dia jauh lebih rendah jika dibandingkan perbankan. “Bunganya hanya 4 persen, ini paling rendah,”imbuhnya.

Selain itu, lanjut Kilkoda, Diskop Maluku juga mengalokasikan sebagian anggarannya untuk membantu 3.030 UMKM yang tersebar di 11 kabupaten/kota yang ada di Maluku terutama usaha mikro ditengah pandemi covid-19 ini.

Dimana bantuan ini berupa sembako yang senilai Rp. 500 ribu perorang. “Kita sementara berproses, mudah-mudahan pekan depan kalau sudah selesai kita bisa sampaikan ke kabupaten/kota untuk menyalurkan,”tandasnya. (SADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *