DPRD Kota Palu Kritik Sejumlah Pihak Terkait Publikasikan Identitas Anak Korban Kekerasan

by
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (ANTARA/HO)

TERASMALUKU.COM, PALU,– Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Mutmainnah Korona mengkritik sejumlah pihak yang masih kerap mempublikasikan identitas anak korban kekerasan baik melalui video maupun foto.

“Boleh mem-publish tapi tidak boleh menyertakan video yang memperlihatkan wajah anak secara terbuka kecuali atas seizin yang bersangkutan dan izinnya harus dibuat secara tertulis,” katanya, Rabu.

Ia menyatakan aturan itu tegas disebutkan dalam Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Palu tentang Penyelenggaraan Pemenuhan dan Perlindungan Hak Anak bahwa anak memiliki hak atas perlindungan kehidupan pribadinya.

Namun Mutmainnah tidak menampik masih banyak pihak-pihak tidak terkecuali pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palu yang mengabaikan aturan itu dikarenakan ketidaktahuan OPD akan aturan tersebut.

“Niat yang mem-publish sangat bagus untuk memviralkan dan memberikan efek jera kepada pelaku, hanya saja hal seperti itu harus diperkuat juga dengan perspektifnya karena perlakuan kepada anak dengan orang dewasa itu sangat berbeda. Sedangkan anak yang melanggar hukum saja dengan ditangani dengan pendekatan khusus,” ujarnya.