Dr John Ruhulessin : Maluku Butuh Keadilan

by
Dr John Ruhulessin. FOTO : DOK. PRIBADI

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Persoalan mendasar bangsa ini dan Maluku pada khususnya adalah masalah keadilan. Bangsa ini akan pecah bila masalah keadilan tidak ditangani dengan serius. Hal ini ditegaskan oleh Dr John Ruhulessin, salah seorang akademisi senior yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Maluku dalam “Silahturahmi Menko Polhukam, Mahfud MD, Mendagri, Tito Karnavian, Wakil Ketua DPD-RI, Nono Sampono, Kasum TNI, dan Wakapolri dengan akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan Organisasi Kemasyarakatan di Kota Ambon, Kamis (23/7/2020) malam.

Menurut Ruhulessin salah satu isu keadilan itu berkaitan dengan pendekatan pembangunan pada wilayah-wilayah atau daerah-daerah kepulauan. “Maluku ini khan daerah kepulauan, dan olehnya tidak adil jika pendekatan yang dipakai adalah pendekatan kontinental. Kita butuh pendekatan pembangunan yang peka dan tanggap terhadap kondisi masyarakat di pulau-pulau kecil dan kebijakan keuangan yang sesuai konteks itu,” tegas Ruhulessin.

Selain itu, Dr John Ruhulessin juga menyoal wacana integrasi yang dimunculkan pada forum silaturahim itu. Menurutnya masalah integrasi bangsa ini mestinya sudah selesai. “Bangsa ini sudah memilih Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar-dasar integrasi bangsa. Oleh sebab itu, masalah integrasi mestinya sudah selesai, sehingga yang paling penting saat ini adalah bagaimana menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkap mantan Ketua Sinode GPM dua periode ini.

Loading...

Terkait dengan pilkada serentak yang akan berlangsung bulan Desember 2020 mantan anggota KPUD Provinsi Maluku ini menyoal Pilkada serentak di era pandemik covid. Ia berharap pemerintah dan semua pihak benar-benar melihat hal ini secara serius.

Ruhulessin mengusulkan agar perlu dipertimbangkan kembali Pilkada serentak di era pandemik karena bisa terjadi pilkada tidak akan berkualitas. ”Proses demokrasi hanya pada level demokrasi prosedural, yang penting pilkada jalan tapi tidak kualitatif, demokrasi yang tidak substansial,” ujar dosen senior Fakultas Teologi UKIM Ambon ini.

Tiga pandangan Dr John Ruhulessin ini yakni soal integrasi bangsa, keadilan dan pilkada langsung merupakan pergumulan aktual bangsa dan daerah saat ini. Harapannya pemerintah dan semua pihak, termasuk para akademisi, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta tokoh agama dapat terus bersinergi untuk menghadirkan keadilan dan kemaslahatan bagi semua elemen bangsa, warga negara dan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.(Rudy Rahabeat, Kontributor Terasmaluku.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *