Dua Abad Pattimura, Tumbuhkan Peradaban Merdeka

by
Gubernur Maluku Said Assagaff meluncurkan perangko Pattimura saat HUT Pattimura ke 200 tahun yang berlangsung di Saparua, Maluku Tengah pada Senin (15/5). FOTO : HUMAS PEMPROV MALUKU

TERASMALUKU.COM,SAPARUA-Gubernur Maluku Said Assagaff menegaskan,  dengan merayakan dua abad Pahlawan Nasional Pattimura, maka masyarakat Maluku dan Indonesia  ada dalam gerakan tumbuhkan peradaban merdeka demi mewujudkan masyarakat sejahtera.

“Artinya melalui perayaan ini, saya ingin merangsang masyarakat di pulau-pulau lain, agar event-event historis, kultural, dan sosial yang bernilai luhur harus digali, supaya apa yang kita kerjakan tidak menjadi retorika sejarah,”kata Gubernur pada acara peringatan Hari Pattimura ke-200, di Kota Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (15/5).

Loading...

Menurut Assagaff, dia pernah mengatakan di tempat tersebut, bahwa sudah saatnya Kota Ambon dikembangkan sebagai pintu masuk dan lalu lintas pariwisata. Lalu pulau-pulau di luarnya, haruslah dibangun sebagai potensi pariwisata yang unggul. “Dengan demikian, pilihan pulang merayakan Hari Pattimura di Kota Saparua, adalah kebutuhan untuk menumbuhkan sama rasa dan rasa sama,” kata Assagaff.

Semangat Kapitan Pattimura, disebut Assagaff, harus menjadi point untuk menghadapi derasnya tantangan masyarakat ekonomi Asia. Ada juga Blok Masela yang menyimpan berjuta-juta kekayaan, bahkan masih banyak agenda penting lainnya, yang harus ditangani dan dikelola secara prioritas. “Sebab prioritas tanpa kualitas adalah ketertinggalan. Dan kualitas tanpa kerja adalah kemalangan,” tandasnya.

Dia berharap, semoga kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku dalam menyiapkan SDM bertemu, untuk rentang waktu ke depan, bisa menjawab kebutuhan ini. “Memang tidak ada harga atas waktu, tapi waktu itu sangat berharga. Memiliki waktu tidak membuat dan menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah Sumber dari semua kekayaan,” ujar Assagaff.

Lebih lanjut Assagaff mengingatkan, sejarah adalah sebuah keabadian, karena semua kita akan menjadi bagian dari sejarah itu. “Sejarah juga adalah bagian dari mada lalu, tapi atasnya ia tidak akan pernah terkubur. Dengan belajar sejarah, kita mengenal masa lalu, dan tumbuhkan harapan untuk membangun masa depan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Gubernur menyambut gembira dan bangga, atas bertambahnya usia Kodam XVI/Pattimura, yang hari saat ini berusia 18 tahun. Pada perayaan Hari Pattimura ke-200 ini, Gubernur Assagaff juga meresmikan patung Pattimura dan meluncurkan perangko Pattimura. “Ini menunjukkan ketokohannya atas sebuah simbol perlawanan orang Maluku terhadap ketidakadilan dan penindasan,” tegasnya.(DED)