Dua Minggu Warga Sirimau Krisis Air Bersih

by
Warga Bukit Cinta, Desa Hatu, kesulitan air bersih selama belasan tahun dan berharap pemerintah menepati janji (9/9/2019). FOTO : DOK. (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,AMBON,– Krisis air bersih terjadi di Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Lebih dari dua pekan warga tidak teraliri air.
Yang jauh lebih miris, pihak PDAM belum memberikan perhatian serius atas masalah ini.

Akibatnya, warga harus mengeluarkan uang untuk membeli air bersih agar kebutuhan bisa terpenuhi. Seperti dari mobil tangki air atau dari warga yang memiliki mesin air. “Sudah dua Minggu ini air PAM tidak jalan, kita harus mendapatkan air bersih dengan membeli,” kata warga Galunggung, Kecamatan Sirimau, La Sanusi kepada Terasmaluku.com, Senin (3/2/2020).

Dia meminta kepada pemerintah untuk menanggapi persoalan krisis air bersih yang sedang melanda kawasan Sirimau Kota Ambon ini.”Setiap bulan kita terus bayar tagihan air kepada PDAM, kita berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kota Ambon terhadap persolan ini,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Golkar Kota Ambon Zeth Pormes mengatakan keris air bersih yang dialami di wilayah Sirimau harus segera diatas serius oleh pihak PDAM.”PDAM Kota Ambon jangan diam. Segera lakukan langkah persuasif sehingga ada solusi atas masalah ini,” kata Pormes kepada wartawan di Kantor DPRD Kota Ambon.

Dia meminta, kepada pihak PDAM Kota Ambon harus turun ke lapangan untuk melihat masalah tersebut. Jika memang masalahnya sudah cukup urgent, segera lakukan perbaikan pada instalasi yang sudah ada.”Turun ke lapangan lalu cek. Kemudian maksimalkan instalasi yang sudah ada. Masalah air ini jangan sampai kelamaan terjadi. Itu kebutuhan paling mendasar,” katanya.

Dia menambahkan, untuk wilayah yang paling parah kekurangan air bersih, PDAM Kota Ambon harus menyediakan air ke wilayah tersebut. Hal seperti itu juga pernah dilakukan di Mardika beberapa waktu lalu. “DPRD Kota Ambon akan terus mengawal masalah ini. Kita harapkan, pekan depan masalah air bersih sudah selesai,” tandasnya. (ALFIAN SANUSI)