Dubes Amerika : Pulau Run dan Kepulauan Banda Berperan Mendirikan Amerika

by
Menteri Susi memberikan sambutan saat memperingati 350 tahun Traktat atau Perjanjian Breda di Pulau Run, Minggu (22/10).

TERASMALUKU.COM,-BANDA-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Duta Besar (Dubes) Amerika Joseph R. Donovan Jr, dan Sekda Maluku Hamin Bin Thahir, ikut bersama masyarakat Pulau Run memperingati 350 tahun Traktat atau Perjanjian Breda di Pulau Run Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah,  Minggu (22/10). Dubes Amerika menyatakan, Kepulauan Banda, dan Run berperan dalam mendirikan negaranya.

Menteri Susi, bersama Dubes Amerika dan Sekda Maluku menandatangani prasasti untuk memperingati 350 tahun Treaty of Breda, di Pulau Run. Perjanjian Breda mempertukarkan Manhattan, New York dengan salah satu pulau kecil di Kepulauan Banda itu.”Hari ini di Pulau Run, saya pikir jadi momen luar biasa. Saya baru tahu bahwa ada sejarah yang begitu luar biasa di pulau kecil ini,” kata Menteri Susi  usai menandatangani prasasti.

Saat penandatanganan prasasti itu, Menteri Susi  dirinya sempat bergurau dengan Dubes Amerika, soal pertukaran Manhattan dengan Pulau Run. “Saya bilang, kita tukeran saja lagi sekarang Manhattan sama Pulau Run. Nanti saya jual gedung besar di sana, saya beli balik Pulau Run. Jadi Manhattan dapat, Pulau Run dapat,” tutur Menteri Susi sembari tersenyum.

Pada kesempatan yang sama, Dubes Donovan mengungkapkan, merupakan suatu kehormatan besar, dirinya bisa hadir di Pulau Run. “Dan kehormatan bisa hadir di sini bersama Ibu Menteri Susi, Sekda Maluku, dan perwakilan dari Kabupaten Maluku Tengah dan masyarakat Run semuanya,” tutur Donovan.

Kepulaun Banda terutama Pulau Run, disebut Dubes Donovan, memainkan peran yang sangat penting di sejarah dunia. Ratusan tahun yang lalu, mata seluruh dunia terarah pada pulau Run, karena kakayaan pala dan rempahnya. “Anda  semua (Kepulauan Banda, Run) memainkan peran yang sangat penting dalam sejarah Indonesia, maupun sejarah bangsa-bangsa eropa. Dan juga memainkan peran yang penting dalam sejarah pembentukan Negara Amerika Serikat,” tandasnya.

Donovan mengungkap, dirinya bukan hanya menjadi Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia, tetapi dirinya adalah bentuk asli dari New York. “Jadi kota saya di negara bagian New York, sama besarnya dengan Pulau Run ini. Dan kota saya pertama kali didirikan dan dibangun oleh orang Belanda. Kalau tidak ada Perjanjian Breda. Maka Kakek dan monyang saya tidak ada tempat untuk datang dan tinggal di daerah bagian New York 350 tahun yang lalu,” ungkap Donovan.

Namun menurut Donovan, ia bersama Menteri Susi  hadir di Run dan Banda  bukan sekedar untuk melihat masa lalu, tetapi untuk menata masa depan. Sebagaimana 350 tahun yang lalu, Donovan katakan, hari ini pun semua di sini (Pulau Run) memiliki kekayaan alam yang berharga sekali. “Dan kalau anda tidak merawat dan menjaganya maka seluruh dunia akan berusaha mendapatkannya lagi,” ujar Dubes Donovan.

Apa yang disebutnya berharga, menurut Donovan, yaitu terumbu karang yang sangat indah dan air yang sangat bersih serta ikan yang sangat banyak di Laut Banda. “Saya doakan yang terbaik semua. Lestarikan kekayaan alam ini,” kata Donovan.

Sementara Sekda Maluku Hamin Bin Thahir menyebutkan, moment ini sangat langka dan sangat perlu diapresiasi. “Apalagi ada kehadiran Dubes Amerika. Ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi Kedutaan Besar Amerika. Terlebih beliau adalah warga Manhattan New York,” demikian Sekda.(ADI)