Dukungan Prestasi Atlet Maluku, Clerry Cleffy Institute Beri Santunan Tunai

by
Bantuan tunai kapada 46 atlet Maluku yang diberikan langsung oleh direktur Clerry Cleffy Institute, Dwi Prihandini tepat di Hari ulang tahunnya ke-46 (9/9). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON,  –  Menandai ulang tahun ke-46 direktur Clerry Cleffy Institute (CCI) berbagi dengan sebanyak 46 atlet Maluku. Dwi Prihandini, pendiri CCI menyerahkannya langsung bantuan tunai kepada atlet berprestasi bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada Senin (9/9).

Usia 46 menjadi angka istimewa bagi perempuan yang getol membantu Maluku lewat pengembangan kapasitas diri. Masing-masing anak diberikan uang tunai senilai Rp 1.000.000. Jumlah itu nantinya digunakan untuk keperluan pribadi maupun mendukung hal-hal selama persiapan latihan dan bertanding.

Salah satunya dirasakan oleh Barce Layaba, atlet Paralympic tenis meja. Barce mengaku jika bantuan tersebut amat bermanfaat baginya untuk mempersiapan kejuaraan nasional beberapa waktu mendatang di Papua.

“Sangat membantu. Beta mau pake buat kebutuhan pribadi juga mau beli karet bet. Karena nanti ada kejuaran di Papua,” jelasnya kepada wartawan. Pria yang juga violinis itu mengaku amat terbantu dengan itu. Menurutnya hal itu mendukung kualitas dan pengembangan diri para atlet.

Dwi Prihandini, yang lekat disapa Dini menambahkan bantuan senilai Rp 46 juta kepada 46 atlet itu bukan tanpa alasan. Ada pengalaman pribadi yang membekas yang menggerakannya untuk berbagi.

Loading...

Saat acara penyerahan bantuan di Swiss-belhotel Ambon, dia megatakan itu bermula saat kunjungannya ke Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) di 2015. “Saat itu beta datang ke sana tidak ada siapa-siapa yang kenal. Dan ada satu penarik ojek yang datang tawarkan bantuan,” ceritanya singkat.

Tak dinyana, pria yang menawarkan bantuan itu adalah seorang atlet sekaligus asisten pelatih tinju. Sayangnya kendala dana membuat kehidupan para atlet tandus.

Di hadapan puluhan atlet, pelatih dan pendamping, Dini mengaku pertemuan dan obrolan tentang realitas atlet di salah satu kabupaten di Maluku itulah yang menggerakannya untuk memberi santunan tersebut.

Itu dia wujudkan dalam bentuk bantuan tunai. “Saya berharap bantuan ini mendorong para atlet jadi makin berprestasi. Maluku harus hasilkan atlet terbaik,” tutur psikolog perdamaian itu. Pada kesempatan itu, dia juga menghadirkan Eglon Pakniany, atlet tinju yang bertemu dengannya saat tiba di MBD.

Keterlibatannya membantu atlet terbilang baru. Sebab selama ini Dini banyak berkutat pada isu-isu mayor seperti kawan-kawan disabilitas, ODHA. Namun upaya memberikan harapan bagi orang Maluku menjadikan itu sebagai sebuah dedikasi. Tak heran jika sudah 11 kabupaten pernah disambanginya.

Rencananya dia bakal menggelar kegiatan bersama pada peringatan hari AIDS dunia 1 Desember mendatang. “Masih ada satu kegiatan lagi nanti. Saya harap terus diberi kekuatan untuk melakukan banyak hal. Dalam kepala saya hanya ada Maluku, Maluku dan Maluku,” tutupnya. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *