Dukungan Pun Datang Dari Penjabat Raja Soal Penutupan Lokalisasi

by
Baliho biru berisi dukungan penutupan lokalisasi Tanjung terpampang di sebelah gapura masuk ke kawasan itu (15/5). FOTO: Adi

TERASMALUKU.COM,AMBON,- Wacana penutupan lokalisasi Tanjung di Negeri Batu Merah Kota Ambon mendapat dukungan dari penjabat negeri. Lokasi serta dampak sosial bagi warga sekitar menjadi sebagian alasan utama para pejabat Kota hingga MUI menyetujui penutupan itu.

Bagi warga Ambon, Tanjung bukan lagi hal baru. Ia ada sejak lama dan menjadi tempat hiburan alternatif. Namun belakangan muncul wacana untuk menutup tempat itu. Bukan semata saat bulan Ramadan melainkan selamanya.

Kapolres, MUI hingga walikota pun memberi tanggapan senada untuk mengiayakan penutuapn. Begitupun dengan penjabat Raja Batu Merah, Fanly Masaoy yang punya alasan tersendiri penutupan Tanjung. “Lokalisasi itu tidak memberi kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat Batu Merah,” kata Fanly.

Lokasi tanjung yang ada di tengah permukiman padat dinilai tidak berkontribusi baik. Bahkan menimbulkan keresahan serta berdampak sosial bagi masyarakat. “Kami harap penutupannya segera,” lanjut dia.

Namun untuk mewujudkannya, mereka masih harus berkoordinasi dengan berbagai pihak juga masyarakat. Sebab di sekitar itu ada banyak usaha kecil pun home industry yang turut berputar bersama bisnis prostitusi di Tanjung.

Saat ini jika anda melintas di depan Tanjung, telah terpasang baliho mendukung penutupan di gapura pintu masuk. (PRISKA BIRAHY)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *