Ekspor Perikanan Terus Tumbuh, Lima Eksportir Baru di 2019

by
Bea Cukai catat ada lima eksportir baru sektor perikanan di Ambon selama 2019, (7/1). FOTO: Dok. Bea Cukai

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Optimisme ekspor dari Ambon menunjukkan titik terang. Sepanjang 2019, tercatat lahir lima eskportir baru yang kali pertama memulai ekspor sektor perikanannya dari Ambon.

Aktifitas ekspor itu menandakan mulai ada kepercayaan dari pihak eksportir untuk mengirimkan hasil ikan ke sjumlah negera di Asia. Upaya tersebut juga sekaligus memperpanjang umur pencatatan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) di Bea cukai Ambon. Setelah sebelumnya rekaman pencatatan ekspor di Ambon tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Selama 2019 kita punya lima eksportir baru. Sebelumnya itu mereka eskpor lalu mulai kembali,” jelas Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Ambon, Saut Mulia kepada wartawan siang tadi di kantornya (7/1/2020).

Eksportir baru tersebut antara lain, Wahana Lestari Investama yang berfokus pada komoditas udang yang dikirim ke Tiongkok, Rajawali Laut Timur dengan tuna segar ke Thailand, Air Biru Maluku dengan ikan kerapu ke Singapura, Harta Laut Emas tuna beku serta Puteri Desi berupa kepiting.

Hal itu memberi gambaran pertumbuhan ekspor dan pengolahan ikan yang berdampak pada pendapatan daerah. Sebab pada tahun-tahun sebelumnya, ikan-ikan yang diambil dari laut Maluku rerata dibawa ke Jawa dan Sulawesi untuk diekspor. Hal itu membuat pencatatan PEB jelas tidak masuk di Ambon.

“Angka riil devisa hasil ekspor cukai kita 527.648,64 USD dengan total dokumen PEB sebanyak 565,” jelasnya. Jika dibandingkan dua tahun sebelumnya yaitu 219 PEB di 2018 dan 1 PEB di 2017. Pihaknya berharap geliat eksportir di Ambon membuka harapan panjang bagi eksportir lain untuk memajukan sektor perikanan di Maluku. (PRISKA BIRAHY)