Empat Pecahan Uang Rupiah Ini Bisa Ditukar ke Bank Hingga Akhir 2018

by
Bank Indonesia memberlakukan masa penukaran uang rupiah pecahan Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000 tahun 1998 dan 1999 hingga 31 Desember 2018. FOTO : FRISKA BIRAHY (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-MASIH ingat dengan uang rupiah pecahan Rp 100.000 berwarna merah dan kertas seperti plastik. Uang dengan area transparan merah tua itu cukup banyak jadi buah bibir lantaran bahan uang yang dinilai lain dari lain.Jika umumnya uang kertas memiliki tekstur kasar dan khas,” , namun uang pecahan Rp 100.000 emisi 1999 dinilai masyarakat lebih mirip selembar uang plastik ketimbang uang kertas.

masa penukaran uang rupiah pecahan Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000 tahun 1998 dan 1999 hingga 31 Desember 2018

Uang pecahan itu yang dicabut izin edar pada 2008 itu malah jadi uang buruan para kolektor. Pada berbagai situs belanja Online tak sedikit yang menjual uang berbahan polimer itu. Para kektor uang juga mengumpulkannya sebagai bahan koleksi dan pajangan pribadi. Tapi tahukan anda, uang bergambar Presiden dan Wakil Presiden RI pertama itu masih bisa ditukar dengan uang nilai serupa namun tahun emisi teranyar pada Bank Indonesia.

Loading...

“Warga yang masih pegang uang itu bisa tukar ke kami dengan nilai serupa. Itu kebijakan BI berlaku sampai akhir tahun,” ujar Kepala Unit Pengolahan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku, Bonaryadi kepada Terasmaluku.com saat ditemui di Kantor BI, Selasa (3/7/2018) siang. Pihak BI mengeluarkan kebijakan yang memudahkan warga menukar uang lama mereka hingga batas waktu 31 Desember 2018.

Selain uang pecahan seratus ribu rupiah emisi 1999, tiga uang pecahan lain emisi 1998 juga termasuk uang yang dapat ditukar dengan batas waktu yang sama. Yaitu uang rupiah pecahan Rp 10.000, Rp 20.000 emisi 1998 dan Rp 50.000 emisi 1999. Empat jenis pecahan yang ditentukan itu masih bisa ditukar dengan nilai yang sama.

Menurut Bonar sapaan Bonaryadi, pihak bank masih menjumpai uang pecahan tersebut yang ditukar oleh nasabah atau warga. “Kami masih dapat satu dua yang bawa uang seratus ribu dan lima puluh ribu. Memang tidak banyak tapi ada,” imbuhnya.

Dia meyakini warga di Ambon atau Maluku masih memegang uang dengan empat pecahan tersebut. Kesempatan terbuka hingga Desember 2018. Usai itu empat macam pecahan uang rupiah masuk kategori yang tak bisa lagi ditukar atau jadi barang koleksi yang tak dapat dipakai untuk alat transaksi.(BIR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *