Empat Pemuda Berunjuk Rasa Minta Gubernur Tegur Bupati SBB

by
Salah seorang pengunjuk rasa dari Pemuda Maluku Peduli (PAMALI) di pintu samping kantor Gubernur Maluku, (16/11). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Empat orang pemuda pagi tadi berunjuk rasa di pintu samping Kantor Gubernur Maluku. Mereka tergabung dalam Pemuda Maluku Peduli (PAMALI). Unjuk rasa itu merupakan bentu protes sekaligus mendesak Gubernur Maluku, Murad Ismail untuk menegur Bupati Seram Bagian Barat.

Dalam aksi dengan jumlah massa tak sampai lima orang itu, mereka membawa dua tuntutan utama terkait penyelamatan nilai adat istiadat.

Loading...

“ Kami minta gubernur sebagai pimpinan tertinggi wilayah untuk menegur bupati. Bupati dinilai tidak menghargai adat istiadat terkait Ranperda Tentang Penetapan Negeri,” seru koordinator aksi PAMALI, Fidris Gaus Sea Senin, (16/11/2020).

Mereka menilai sikap bupati dalam ranperda sama sekali tidak menghormati adat istiadat yang terus dipertahankan masyarakat di Seram.

Tuntutan kedua yang mereka bawa yakni mendorong gubernur mengeluarkan PerGub memperkuat eksistensi kesatuan masyarakat hukum adat dan hak-hak tradisional yang merupakan warisan leluhur.

Dalam aksi yang berlangsung sekitar satu jam lebih itu keempat pemuda itu berusaha masuk halaman kantor gubernur untuk bertemu langsung dengan Murad Ismail. Sayangnya usaha itu dihalangi satuan Polis Pamong Paraja. Mereka berharap aksi itu mendapat perhatian gubernur untuk ditindaklanjuti. (PRISKA BIRAHY)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *