Enam Saksi Diperiksa Polisi Terkait Penembakan Warga di Nusalaut

by
Polisi membawa jenazah korban penembakan di Nusalaut ke RSUD Ambon, Selasa (17/5)

AMBON-Aparat kepolisian  hingga kini sudah memeriksa enam orang saksi terkait penembakan  dua  warga  di perbatasan Desa Abubu dan Desa Titawae Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah. Polisi masih terus mengusut motif  dibalik penembakan itu. “Sudah enam warga yang dimintai keterangan sebagai  saksi  terkait kasus penembakan di perbatasan Desa Abubu dan Desa Tatawae Nusalaut,”kata Kepala Bidang Humas Polda Maluku, AKBP Sulaiman Waliulu, Rabu (18/5).

Menurutnya, penyelidikan untuk mengungkap  pelaku penembakan yang menewaskan  Kalvin Aunalat (19) dan melukai Welem Parihala (17)  itu hingga kini masih terus dilakukan. Dua warga Desa  Abubu itu ditembak orang tak dikenal pada Senin (16/5) malam saat keduanya ke Titawae untuk telepon, karena di desa mereka tidak ada jaringan telepon.

Sulaiman mengaku Camat Nusalaut dan tokoh adat (Latupati) dan tokoh masyarakat setempat juga telah memberikan dukungan penuh kepada polisi untuk mengungkap kasus tersebut,”Tadi juga ada dukungan dari Camat bersama tokoh ada,para Latupatti agar kasus ini dapat diusut tuntas,”katanya.

loading...

Untuk mengusut insiden penemabkan itu tim dari Polres Pulau Ambon yang berjumlah 29 orang juga telah diterjunkan ke Nusalaut. Tim ini terdiri dari satuan Reserse yang berjumlah 13 personil dan Sabhara yang berjumlah 16 personil. Tim tersebut dikirim sejak Senin malam, dan ditambah lagi  personil  dari Polda Maluku pada Selasa (17/5).

Polres Pulau Ambon juga akan melakukan pertemuan dengan Latupati,  para tokoh masyarakat dan tokoh agama Nusalaut, agar kasus ini tidak berdampak buruk bagi situasai keamanan di wilayah itu. Polisi juga minta warga tidak terprovokasi atas kasus tersebut. (ADI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *