Enam Sekolah Terima Penghargaan Kantin Sehat

by
Enam perwakilan sekolah penerima penghargaan atas konsistensi menjaga kantin sehat (21/11). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON, –  Sebanyak enam sekolah menerima penghargaan atas konsistensinya menjaga kualitas kesehatan jajanan kantin. Pemberian penghargaan itu diberikan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan di Hotel the City Ambon.

Ada berbagai indikator penilaian yang digunakan untuk memastikan kelayakan kantin. Tidak hanya soal makanan tapi juga kondisi lingkungan hingga cara penyajian. Kepala BPOM Ambon, Heriani Apt saat ditemui Kamis (21/11/2019) menjelaskannya.

“Ada banyak penilaian, salah satunya kantin sekolah itu laik sehat dan lingkungnnya. Orang yang jualan pake sarung tidak kotor begitu,” jelas Heriani di sela Workshop Monev Program intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Pihaknya bersama dinas terkait yang turun langsung ke ratusan sekolah mengetes kualitas jajanan di kantin. Ada 200 lebih sekolah. Kemudian tersaring hingga 40 sekolah yang jadi fokus pembinaan dan pemantauan. Lalu menyempit hingga 22 dan tersisa enam yang masuk kategori layak.

loading...

 

Mereka adalah SD Negeri 1 Ambon peringkat I, SD Negeri 2 peringkat II, SDN Latihan SPG peringkat III, SMA Negeri 6 harapan I, SD Negeri 1 Amahusu harapan II dan SD Negeri 1 Poka harapan III.

Kualitas jajanan sekolah, kata Heriani, menjadi hal penting dalam pengawasan pihaknya. Selain menjaga kesehatan juga mengajarkan anak, guru serta orang tua mengawasi peredaran bahan makanan berbahaya.

“Ada juga yang keliru soal minuman manis. Bukan melarang jualan minuman manis, tapi miuman yang pake pemanis buatan,” terang dia. Pihaknya berharap, pihak sekolah dapat mengembangkan manajemen kelola kantin yang baik serta dapat dipertahankan. Bukan semata untuk lomba, melainan dengan kesadaran menyajikan makanan sehat dana man bagi generasi penerus bangsa.

Sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru juga menyampaikan hal senada. Dia meminta pihak sekolah untuk tetap menjaga prestasi tersebut. “Ketika sekolah itu dapat bintang dan juara, harus tetap dijaga. Supaya jajan sekolah betul bebas dari bahan bahah yang dilarang,” ucap Latuheru usai membuka kegiatan itu.

Dia memuji perubahan kantin sekolah saat ini. kantin, katanya, sudah jauh berbeda dengan kondisi dulu. Siswa hampir tidak ada yang keluar untuk jajan di luar sebab kantin menyediakan ragam jajanan. Harapannya sekolah lain dapat meniru hal baik dari enam sekolah penerima bintang itu. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *