Festival Film Kawal Harta Negara, Kenalkan BPK Dengan Masyarakat

by
Pegawai BPK RI saat membuka roadshow Festival Film Kawal Harta Negara 2018 di SMA Negeri 1 Ambon, Jumat (11/5/2018). FOTO : BIR (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Ambon untuk kali pertama jadi satu dari enam kota penyelenggaraan Festival Film Kawal Harta Negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Pada roadshow tersebut warga kota diajak untuk membuat film pendek yang berkaitan dengan harta negara. Sebuah film berjudul ‘Takut Pacar’ garapan siswa-siswi MAN 1 Kota Ternate menjadi pembuka roadshow yang diadakan di SMA Negeri 1 Ambon, Jumat (11/5/2018) siang.

Film yang berdurasi sekitar 30 menit itu mengisahkan siswa yang kedapatan mengambil buku di perpustakaan sekolah. Bram, sebagai tokoh utama yang diperankan oleh Maqbul Ramadhani, memiliki karakter kuat dan suka membantu. Dalam film tersebut, Bram dimarahi dan hampir dikeluarkan.

Padahal buku yang diambil dari rak perpustakaan untuk disumbang ke sebua panti asuhan.“Nah niatnya memang baik. Tapi caranya yang salah. Buku itu salah satu bagian dari harta negara,” terang, Arif Rahmansyah, Kepala Sekertariat Perwakilam BPK Maluku saat membuka acara roadshow di SMA Negeri 1 Ambon.

Menurutnya tugas BPK sejatinya tidak hanya diemban oleh BPK sendiri. Masyarakat pun bisa ikut terlibat. Salah satunya melakukan pengawasan pemantauan. Namun sebelumnya masyarakat perlu diedukasi dan dikenalkan soal hal itu. Salah satunya melalui media film. Dengan begitu orang bakal lebih mudah memahami. “Kalau film semua indera kepake dan lebih mudah paham. Harta negara itu bentuknya ada di sekeliling kita,” jelas Adelina Silalahi, Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Biro Humas dan Kerja Sama Internasional.

Menurutnya selama ini masyarakat masih bingung dengan ruang lingkup kerja BPK. Lomba pembuatan film ini dinilainya dapat memberi gambaran jelas tentang apa-apa saja yang tergolong harta negara yang perlu dikawal. Sekaligus melanjutkan kontrol pengawasan agar penyelenggaraan negara berjalan lancar.

Pada event Festival Film Kawal Harta Negara pertama pada 2017, pihaknya menerima 176 judul film dari lima kota, Jakarta, Magelang, Ternate, Malang dan Medan. Sementara enam kota tahun ini anatara lain, Jakarta,  Banda Aceh, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Ambon dan Bandung. Film film tersebut kemudian disaring hingga menjadi sembilan judul film. “Tahun ini belum tahu. Semoga saja banyak,” harapnya.(BIR)