Festival Jembatan Merah Putih Digelar, EYI Buat Rekor MURI Bendera Terpajang

by
Penyelenggara Festival JMP Ambon menggelar jumpa pers pada Jumat (11/8). FOTO : ALFIAN (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,AMBON-Jembatan Merah Putih (JMP) Kota Ambon akan menjadi saksi pelaksanaan  sebuah festival. Empower Empower Youth Indonesia (EYI) berasama PARFI56, Insight Of Indonesia (IOI) dan  Kadin Mengajar bekerjasama dengan Pemerintah  Provinsi Maluku akan menggelar Festival JMP  Tahun 2017.

Dalam festival tersebut mereka berencana membuat Rekor MURI dengan membentangkan dan menyambungkan bendera Merah Putih terpanjang di sepanjang JMP Ambon pada  19 Agustus 2017 mendatang, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku ke 72.

JMP memiliki panjang 1.140 meter yang membentang di atas Teluk Ambon.  “Kita menargetkan ruas kiri dan kanan jembatan itu harus dipenuhi dengan bendera merah putih,” kata Organisation Committee (OC) Iksan Tualeka dalam jumpa wartawan di Ambon, Jumat (11/8).

Ia menyatakan, untuk menjadikan momentum  ini sebagai rekor bendera terpanjang, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan MURI.  Pihak MURI lanjut Iksan sudah siap untuk mencatatkan peristiwa ini sebagi rekor baru bendera merah putih  dengan bentangan terpanjang  yang dijahit secara bersamaan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

Loading...

“Kita sudah komunikasi dengan MURI untuk mencatat ini sebagai rekor baru bendera merah putih terpanjang yang dijahit secara bersama dalam waktu 15 menit,” katanya.

Iksan mengatakan, festival yang  dilakukan di JMP bukan tanpa alasan. Namun jembatan terpanjang di wilayah Indonesia Timur ini diharapkan tidak hanya sekedar menjadi infrastruktur penghubung saja, melainkan dapat menjadi simbol persatuan multikultur.

Ia menambahkan, selain membuat rekor MURI, ada sejumlah kegiatan lainnya yakni, bakti sosial bersih pantai, peluncuran crowdfunding, talkshow pariwisata, seni budaya dan industri kreatif, nonton bareng film Indonesia, dan diskusi publik film.

“Keseluruhan rangkaian kegiatan ini melibatkan ribuan pewakilan pemuda, pelajar dan mahasiswa dari berbagai komunitas menjadi bagian dari pembentukan tradisi besar untuk saling menerima dan bekerjaama,” terangnya. (IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *