FOTO : Tiga Paslon Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang Serta Politisasi SARA di Pilgub Maluku

by
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku bersama tiga Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku menggelar deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA untuk Pilkada berintegritas yang berlangsung di depan Gong Perdamaian Ambon, Kamis (15/2). Deklarasi ini dihadiri Paslon Said Assagaff- Andareas Rentanubun (SANTUN), Murad Ismail- Barnabas Orno (BAILEO) dan Calon Gubernur Herman Koedoebon (HEBAT) dari jalur independen. Calon Wakil Gubernur Abdulahh Vanath diwakili Ketua Tim Sukses HEBAT, Maikel Paliama. Paslon dan anggota Bawaslu Maluku membacakan poin deklarasi yang menyatakan menolak dan Lawan Politik Uang Serta Politisasi SARA. Pembacaan deklarasi disaksikan dua komisoner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dan Rahmat Bagja, Plt. Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, unsur Muspida Maluku, Komisioner KPU Maluku, tim sukses, ribuan relawan pengawas Pemilu serta pemilih pemula.
Pembacaan deklarasi disaksikan dua komisoner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo dan Rahmat Bagja, Plt. Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, unsur Muspida Maluku, Komisioner KPU Maluku, tim sukses, ribuan relawan pengawas Pemilu serta pemilih pemula.
Dalam deklarasi ini para Paslon juga melakukan penandatangan Tolak dan Lawan Politik Uang Serta Politisasi SARA. Setelah itu Paslon dan Bawaslu serta tim sukses melakukan jalan sehat melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Ambon.
Dalam jalan sehat ini juga dilakukan sosialisasi tolak politik uang dan lawan politisasi SARA serta Bawaslu menyeruhkan aparat sipil negara (ASN), TNI/Polri untuk netral dalam Pilgub Maluku 27 Juni 2018. FOTO : (TERASMALUKU.COM)