Fungsikan PLN Kilmury Butuh 250 Juta, Kadisnakertrans SBT : Tapi Anggarannya Hanya Dikasih 30 Juta

by
Buyung Rumasoreng. FOTO : SOFYAN

TERASMALUKU.COM,-BULA-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Buyung Rumasoreng mengatakan, untuk memfungsikan PLN yang ada di Kecamatan Kilmury membutuhkan bantuan alokasi dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT sebesar Rp 250 juta.

Menurut Buyung, dana tersebut diperlukan untuk belanja semua komponen mesin pembangkit yang masih kurang. Uang tersebut juga diperuntukkan untuk pengadaan bahan bakar jenis solar selama satu minggu pertama PLN borperasi.

“Semua proyeksi, alat yang rusak, semua itu sudah termasuk dalam 250 juta. Tambah bahan bakar selama satu Minggu itu,” kata Rumasoreng kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu, (9/6/2021).

Rumasoreng mengakui, pihaknya bersama Komisi C DPRD Kabupaten SBT telah mengusulkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2020 sebanyak 250 juta.

Tapi sayangnya, yang ditetapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, hanya mentok pada 30 juta. Dengan kondisi tersebut, Rumasoreng mengakui sesal dengan dana yang diberikan.

“Tahun ini kami tidak usul, karena APBD perubahan tahun lalu saja hanya disetujui 30 juta rupiah,” ungkap Rumasoreng.

Padahal, menurut Rumasoreng, jika 250 juta itu dipenuhi Tim Anggaran Pemerintah Daerah, PLN di Kecamatan Kilmury sudah dapat difungsikan untuk kesejahteraan masyarakat disana.

“Jika usul anggaran itu disetujui, pihaknya seketika itu langsung mengkonfirmasi PLN untuk kesiapan pengoperasian,” kata Rumasoreng.

Dia juga menjelaskan, jika sudah berfungsi, maka pihaknya akan mendatangkan pihak PLN untuk melakukan studi kelayakan.

“Jika sudah, tinggal kita tunggu SLO keluar. Karena pihak PLN tidak kerja buta-butahan Dong (mereka) periksa selama satu Minggu, kalau sudah normal, baru dilakukan serah terima dari Pemda ke PLN,” kata Rumasoreng. (Sofyan)