Gadis Asal Indonesia Timur Jadi Duta Mahasiswa Internasional di Brisbane

by
Brisbane International Student Ambassador 2020, Cezia Greatia Pesurnay  bersama Walikota Brisbane Adrian Schrinner (29/5). FOTO: Dok Pribadi

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Menjadi duta besar mewakili sebuah lembaga di negeri orang bukan perkara mudah. Inilah yang jadi salah satu pencapaian mengagumkan dara asal Indonesia Timur. Namanya, Cezia Greatia Pesurnay asal Timika Papua dia merupakan Brisbane International Student Ambassador 2020 atau Duta Mahasiswa Internasional Brisbane, Australia.

Cezia, gadis berdarah Maluku itu merupakan 1 dari 40 orang mahasiswa di Brisbane yang didapuk menjadi duta. Itu dia peroleh sebagai keistimewaan atas prestasi serta keaktifannya selama ini di sana. Pemilihan dutanya pun bukan asal. Alumnus jurusan Internasional Business Management Universitas Atma Jaya, Yogyakarta itu dipilih langsung oleh Walikota Brisbane atauThe Lord Mayor of Brisbane, Adrian Schrinner pada 30 April 2020.

Foto: Dok. Pribadi

“Ada pemilihan dan seleksi ketat. Kami lewatin tahap administrasi, photo and video publication juga Interview, baru bisa terpilih sebagai Ambassador,” ucap Cezia Greatia yang dinobatkan sebagai Putri Indonesia Berbakat 2013 di ajang pemilihan Putri Indonesia. Dengan predikat duta tersebut, Cezia juga 39 pelajar lain mengemban tugas besar. Kepada Terasmaluku.com,  Jumat (29/5/2020) dia membagi kisahnya.

Jadi, setiap tahun Walikota Brisbane akan menunjuk sekitar 40 siswa internasional yang saat ini belajar di Brisbane. Yakni untuk menjadi Duta Mahasiswa Internasional Brisbane yang mewakili institusi, negara asal dan siswa internasional di Brisbane. Untuk tahun ini Brisbane punya 95.000 siswa internasional dari berbagai negara.

Para duta yang terpilih punya jadwal padat menghadiri ragam kegiatan pariwisata. “Inti tujuan kami adalah untuk bisa berbagi tentang lifestyle dan pengalaman sekolah atau kegiatan aktif selama sekolah di sini melalui sosial media,” lanjutnya tengah mengambil Magister Bisnis dengan double jurusan yaitu Inovasi dan Kewirausahaan serta Manajemen Sumber Daya Manusia di The University of Queensland-Australia.

Loading...

Niat menempuh pendidikan dan kehidupan yang lebih baik memang nyata terlihat dari semenjak dirinya ada di Tanah Air. Seperti keikutsertaannya dalam ajang pemilihan putri Indonesia, juga fokus pengambilan jurusan saat berkuliah.

Ketika ditanya alasannya untuk memilih Brisbane, Cezia memberikan pandangannya. “Brisbane menawarkan banyak peluang untuk memiliki pendidikan berkualitas tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas diri. Berada di Brisbane juga telah memberi saya banyak sekali kesempatan untuk belajar dari para ahli dan berteman dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang dan budaya” tambahnya.

Lingkungan kehidupan heterogen itu secara langsung memuluskan banyak peluang baginya mengembangkan diri serta perluasan jaringan. Dirinya mengaku amat bersyukur dan menikmati semua proses itu selama menetap di Brisbane yang disebut sebagai ‘rumah keduanya’.

Seperti terlihat dalam unggahan di akun media sosial Instagram miliknya. Dimana Cezia banyak membagi kesukaannya di waktu senggang menikmati keindahan alam serta mengikuti acara dan festival multikultural di Brisbane. “Semua keseruan yang disuguhkan oleh Brisbane membuat kehidupan belajar saya di sini menjadi pengalaman berharga yang tak akan terlupakan. Menjadi seorang duta besar akan benar-benar memperluas jejaring sosial dan profesional juga mendapatkan banyak pengalaman baru dan unik,” katanya.

Di lain sisi Walikota Brisbane, Adrian Schrinner mengatakan selama masa jabatan sebagai Duta Mahasiswa Internasional Brisbane, para duta akan berbagi tentang lifestyle dan pengalaman sekolahnya melalui media sosial.

“Brisbane memiliki universitas yang diakui secara internasional, lembaga pendidikan kelas dunia, pusat inovasi dan penelitian yang berkembang pesat, pilihan akomodasi berkualitas tinggi, serta iklim dan outdoor lifestyle yang luar biasa,” kata Cr Schrinner.

“Para duta kami akan membagikan pengalaman mereka saat belajar disini untuk memberikan wawasan tentang kehidupan sehari-hari di Brisbane dan menunjukkan mengapa Brisbane adalah pilihan yang tepat untuk tinggal dan belajar.”

Cr Schrinner menambahkan para duta tahun ini juga memiliki peran penting selama wabah Coronavirus. Mereka akan menjadi saluran komunikasi utama ke komunitas para mahasiswa internasional di Brisbane juga ke negaranya masing-masing.

“Lebih dari sebelumnya, di masa pandemi seperti ini penting untuk memiliki suara yang kuat dan positif dalam komunitas mahasiswa internasional. Oleh karena itu, para duta kami akan menjadi perpanjangan dukungan dan suara kami, serta mengarahkan rekan mahasiswanya untuk mendapatkan informasi dan saran yang benar dan resmi,” kata Cr Schrinner.(PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *