Gagal Temui Gubernur, Pemuda MBD Dijanjikan Rapat dengan Sekda Maluku Jumat

by
FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,AMBON – Usai berunjuk rasa enam jam tanpa bertemu Gubernur Maluku Murad Ismal, para pemuda dijanjikan pertemuan pada Jumat 25 September 2020.

Pemuda dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang protes soal ketiadaan MBD dalam Amdal PT. Inpex hanya bisa bertemu kadis Lingkungan Hidup & kesbangpol dengan diwakilkan oleh 6 orang. pertemuan yang berlangsung singkat itu pun tak hasilkan apapun. Selain kesepakatan bertemu lagi pada Jumat.

Korlap Aksi, Jhon Karuna

Dalam unuk rasa itu goal pemuda yang mewakili masyarakat MBD itu tak lain menyampaikan langsung tuntutan mereka kepada orang nomor satu di Maluku. Mereka pun berharap agar bisa berdiskusi dan meminta penjelasan terkait kabupaten mereka yang absen dalam Amdal.

Loading...

Sedangkan hasil kajian jelas Kabuapten MBD masuk daerah terdampak eksplorasi minyak PT. Inpex. “Hanya ada kesepakatan untuk hari Jumat nanti kami akan bertemu dengan pak Sekda Maluku. Dan akan diwakilkan dengan 6 orang,” jawab Jhon Karuna, Korlap unjuk rasa singkat kepada wartawan melalui pesan whatsapp, Selasa (22/9/2020).

BACA JUGA : MBD Absen dalam Kajian Amdal Blok Masela, Puluhan Pemuda Unjuk Rasa

Massa awalnya enggan bernegosiasi dengan petugas keamanan. Mereka bersihkukuh hanya ingin bertemu gubernur. Namun akhirnya hanya ada beberapa perwakilan yang masuk. Pertemuan itu lanjut Jhon, tidak ada kesepakatan apapun terkait lima poin tuntutan mereka.

“Hanya ada penjelasan dari kedua belah pihak soal Amdal yang pada saatnya Blok Masela di eksplorasi dan eksploitasi akan berdampak pada ekosistem Laut di MBD seperti terumbu karang, ikan, rumput Laut dan lain lain yang adalah hasil primadona orang MBD,” jelas dia.

Unjuk rasa Senin (21/9/2020) itu merupakan gabungan dari lima belas paguyuban di MBD. 15 paguyuban ini sesaui dengan jumlah kecamatan yang ada di Bumi Kalwedo. (PRISKA BIRAHY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *