Gedung Gereja Imanuel Jemaat GPM Galala-Hative Kecil Diresmikan

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Hari ini, Kamis 24 Desember 2020, Jemaat GPM Galala-Hative Kecil berbahagia. Kebahagian itu terjadi, karena gumulan mereka untuk membangun rumah ibadah boleh selesai. Kebahagian yang sama turut dirasakan oleh seluruh anak cucu Jemaat Galala-Hative Kecil yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.

Gedung gereja yang baru saja diresmikan itu, pengalasan batu penjuru pengerjaannya dilakukan pada bulan Januari tahun 2017. Hampir 3 tahun lebih pengerjaannya dilakukan dan di akhir tahun 2020, atas perkenaan Tuhan, maka gedung gereja tersebut diresmikan.

Loading…

Ada yang menarik dari proses pengerjaan gereja ini, sebab tidak hanya dikerjakan oleh anggota Jemaat GPM Galala-Hative Kecil, namun turut melibatkan basudara pela (Islam) dari Negeri Hitulama dan Hitumeseng. Pada saat prosesi itu peletakan batu penjuru dilakukan, frasa “Gereja Orang Basudara” untuk pertama kali dilontarkan oleh Ketua Sinode GPM, Pdt AJS Werinussa, ini jejak sejarah yang patut dicatat.

Setelah melewati waktu yang panjang yakni 3 tahun, 7 bulan, 9 hari, gedung gereja ini diresmikan oleh Gubernur Maluku yang ditandai demgan penekanan tombol sirine. Hari ini dapat dicatat sebagai sejarah, sebab ada hal menarik yang tidak seperti lazimnya terjadi di gedung-gedung gereja yang lain.

Di depan gedung gereja yang megah ini, terdapat dua tiang penyangga yang menggambarkan persaudaraan antara masyarakat di Desa Galala dan Negeri Hative Kecil dengan masyarakat Negeri Hitulama dan Negeri Hitumeseng. Dua pilar di depan gereja adalah Pilar Hitulama dan Pilar Hitu Messing, sebuah simbolisasi kokohnya relasi hubungan Islam-Kristen (Salam-Sarene) di Maluku.

Simbol persaudaraan antara Islam-Kristen (Salam_Sarane) di Maluku menunjukkan bahwa keharmonisan antar umat beragama perlu menjadi fondasi bagi setiap umat manusia. Hal ini turut memberi nilai yang berbeda bagi umat Kristen yang kini sedang menanti akan Natal. Peresmian gedung gereja Imanuel Jemaat GPM Galala-Hative Kecil yang dilakukan sehari sebelum perayaan Natal, semakin memperkokoh tali persaudaraan antar umat beragama di Maluku.

Ketua Sinode PM, Pdt. A. J. S Werinussa dalam arahannya, menghimbau semua umat GPM untuk membangun solidaritas antar umat beragama sebagai wujub iman kepada Tuhan.

Hal ini turut ditegaskan oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail yang dalam sambutannya mengajak semua umat beragama untuk membangun kehidupan yang harmonis, saling tolong menolong sebagai satu ikatan persaudaraan.

Gedung gereja Imanuel Jemaat GPM Galala-Hative Kecil, hendaknya dimaknai oleh jemaat sebagai rumah peribadahan yang di dalamnya seluruh pergumulan umat dibawa. Karena itu, peruntukkannya perlu dimaknai sebagai perwujudan iman kepada Tuhan. Maka, sejak hari ini, gedung Gereja Imanuel Jemaat GPM Galala-Hative Kecil dapat digunakan untuk proses peribadahan umat. (Yamres Pakniany)