Gegana Amankan Karton Mencurigakan di SMUN 2 Ambon

by
Anggota Gegana Polda Maluku tengah mengevakuasi karton mencurigakan di SMUN 2 Ambon

AMBON-Tim Gegana Kepolisian Daerah (Polda) Maluku, Jumat (20/5) petang  mengamankan sebuah karton mencurigakan yang diletakan seorang pria di halaman SMU Negeri 2 Ambon di kawasan Jalan Jan Pays.

Benda mencurigakan itu diletakan seorang pria yang sudah diketahui identitasnya. Hingga kini belum diketahui pasti apa isu karton itu. Sebelum diamankan, karton mencurigakan itu dua  kali hendak diledakan tim Gegana namun tidak berhasil.

Seorang anggota tim Gegana  akhirnya mengangkat karton yang berada di dalam selokan air pada halaman SMU tersebut, kemudian dibungkus dengan bahan anti ledakan. Karton tersebut kemudian dievakuasi ke mobil Gegana untuk dibawa ke Markas Brimob Polda Maluku di kawasan Tantui Ambon.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes   Puguh Setiono  menyatakan,  berdasarkan keterangan pihak sekolah, karton mencurigakan ini diletakan seorang pria yang berusia antara  13 hingga 16 tahun.

Karton itu diletakan saat jam sekolah.  Setelah meletakan benda itu, sang pria itu kemudian melarikan diri, dan sempat dikejar para siswa sekolah  tersebut.  Namun karena tidak menemukan pria itu, pihak sekolah kemudian melaporkan masalah ini ke Polda Maluku. Mereka khawatir atas isi karton.

“Kami mendapatkan laporan dari pihak sekolah kalau ada benda mencurigakan diletakan seorang pria di halaman sekolah. Atas laporan kami, bersama tim Gegana datang ke lokasi dan mengamankan benda tersebut,” kata Puguh kepada wartawan di halaman SMU Negeri 2 Ambon.

loading...

Ia menyatakan belum mengetahui pasti apa isu benda di dalam karton itu, karena masih diselediki tim Gegana Polda Maluku. Namun Puguh mengakui, identitas pria yang meletakan karton mencurigakan itu sudah diketahui termasuk tempat tinggalnya.

Sementara itu,  Kepala Bagian Operasi Polres Pulau Ambon dan Pulau –Pulau Lease AKP  Bachri Hehanussa menyatakan, pria yang meletakan karton mencurigakan itu berinisial FH (16). Namun polisi belum menemukan pria  yang  diduga memiliki pengaru kejiwaan itu.    Polisi baru memeriksa Ny. PH (43)  ibu pria tersebut di Mapolres Pulau Ambon.  “Pria tersebut dilaporkan tinggal di kawasan Soema dan Talake, tapi kami masih yang bersangkutan. Kalau   ibunya sementara kita minta keterangan,” katanya. ADI

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *