Gelar Diskusi Pilkada Maluku, DPD AMPI Minta Disdukcapil Tuntaskan Masalah E-KTP

by
Ilham Sipahutar

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPI Kota Ambon kembali menggelar diskusi rumah pembaharuan yang berlangsung di Kafe Cahya Jalan Jenderal Sudirman Ambon, Rabu (11/4). Diskusi bertemakan “Generasi Millenialls di Pilkada Maluku 2018 dan Pemilu 2019”.

Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber yakni, Wakil Ketua DPW PKS Maluku Suhfi Majid, Plt Ketua DPD AMPI Maluku, Almanzo Bonara, Direktur Center of Exellent Studi Pemilu dan Parpol Unpatti Amir Kotarumalos, Koordinator JPPR Maluku Luthfi Abdullah Wael dan  Ketua Bidang Organisasi AMPG Maluku  Rizal Sangadji.

Ketua DPD AMPI Kota Ambon Ilham Sipahutar kepada wartawan mengungkapkan, diskusi ini adalah bentuk kepedulian DPD AMPI Kota Ambon terhadap generasi milenia, pemilih pemula  di Pilkada Maluku dan Pileg nanti. “Dari diskusi ini kita berharap dapat aspirasi tentang arah dari generasi melenial ini di Pilkada Maluku dan Pilleg nanti,” kata Ilham.

Ilham menjelaskan, berdasarkan pengamatannya dalam proses Pilkada Maluku 2018 ini, seluruh pasangam calon (Paslon) belum membuat program yang dapat menyentuh serta menarik simpati generasi milenial. “Seluruh Paslon yang ada belum mampu membuat program yang dapat meraih suara dari generasi milenial,” katanya.

Padahal, lanjut dia, suara generasi milenial di Maluku cukup banyak sekali, namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh setiap  Paslon. Menurut Ilham, dari diskusi tersebut muncul sejumlah masalah, terutama terkait potensi keikutsertaan generasi milenia di Pilkada Maluku. Karena ternyata banyak diantara mereka belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Padahal mereka adalah wajib E-KTP karena sudah berusia 17 tahun.

Nah untuk mendorong generasi milenia mendapatkan akses dan  berpartisipasi di Pilkada Maluku, menurut Ilham, pihaknya mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon untuk menuntaskan masalah E-KTP. Warga yang sudah melakukan perekaman E-KTP harus segera diberikan, sedangkan yang belum perekaman dilakukan perekaman secepatnya.

“Soal E-KTP ini jada masalah krusial dalam Pilkada Maluku karena masih banyak wajib E-KTP, yakni generasi milenia belum memiliki E-KTP. Karena itu kami minta Disdukcapil Kota Ambon untuk melakukan perekaman E-KTP bagi wajib E-KTP ini, sehingga warga bisa ikut memilih nanti,” kata Ilham.

Apalagi menurut Ilham generasi milenia, wajib E-KTP juga tidak peduli tentang identitas dirinya. Ia juga  minta  KPU dan Bawaslu Maluku perlu mendorong  Disdukcapil untuk menuntaskan perekaman E-KTP sehingga seluruh warga bisa memiliki E-KTP. “Meski belum memiliki E-KTP yang penting wajib E-KTP ini sudah melakukan perekaman di Disdukcapil atau kantor camat, sehingga dengan perekaman itu, Disdukcapil bisa mengeluarkan surat keterangan untuk digunakan sebagai syarat bisa menggunakan hak pilihnya saat Pilkada nanti,” kata Ilham.

Ia juga berharap, generasi milenial jangan melek terhadap masalah politik. Harus ambil bagian dalam dunia politik,  karena dengan politik dapat melahirkan kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat, termasuk generasi milenia  terutama di Maluku. (IAN)