Gelar Workshop Peliputan Pasca Pemilu 2019, Dewan Pers Apresiasi Jurnalis di Ambon

by
Anggota Dewan Pers (DP) M. Agung Dharmajaya memberikan materi saat workshop peliputan pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019 bagi puluhan jurnalis di Swiss Bell Hotel Ambon, Kamis (4/7/2019). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Dewan Pers (DP) menggelar workshop peliputan pasca Pemilihan Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019 bagi puluhan jurnalis di Kota Ambon, Kamis (4/7/2019). Kegiatan di Kota Ambon ini merupakan yang pertama digelar setelah anggota DP dilantik pada Mei 2019 dan pasca Pemilu.

Workshop peliputan ini dibuka Ketua Pendanaan dan Sarana Prasarana DP Hassanein Rais. Rais yang didampingi anggota DP M. Agung Dharmajaya, Ketua Hukum menjadi pemateri dalam kegiatan ini. Workshop yang dipandu Kepala Biro INEWS TV Ambon, Insany Syahbarwaty ini diikuti puluhan jurnalis di Maluku.

Rais mengatakan secara nasional saat Pileg dan Pilres lalu, pemberitaan media ada terbelah mendukung peserta Pemilu dan calon tertentu. Rais meminta kalangan jurnalis untuk kembali ke jalur yang benar dalam peliputan dan pemberitaan pasca Pemilu.

“Karena itu lewat worskshop ini Deman Pers berharap media melakukan kerja-kerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Media harus kembali ke basic. Dengan melakukan cover both sides, bahkan jika perlu cover all sides, check all recheck. Harus dipisahkan fakta dan opini,” kata Rais.

Sementara itu Agung mengatakan sejauh ini hanya satu kasus pengaduan yang masuk ke DP pasca Pemilu 2019. Ia berharap tidak ada lagi pengaduan serupa.

Khusus di Maluku, Agung mengatakan Maluku merupakan salah satu daerah katagori indeks kerawanan pemilu (IKP) versi Bawaslu RI. Namun faktanya saat Pemilu, Maluku sangat aman dan kondusif. Kondisi itu tercipta salah satunya karena peran media massa.

Pelaku media massa menjalankan fungsinya secara baik dan dapat mendinginkan suasana, bukan sebaliknya memicu konflik. Pemberitaan media selama Pemilu sesuai dengan jalur yang baik dan benar. Tidak ada laporan media di Maluku memihak kepada calon dan peserta Pemilu dalam pemberitaan.

loading...

Karena itu, Agung mengatakan Dewan Pers memberikan apresiasi kepada pekerja media di Maluku atas pemberitaan selama tahapan Pemilu berlangsung.

“Maluku itu masuk indeks kerawanan pemilu, tapi nyatanya sangat-sangat kondusif. Pemilu aman, damai. Ini terjadi karena diantaranya peran besar media dalam pemberitaan bukan sebagai kompor, tapi pemberitaan media sebagai penyejuk bagi masyarakat. Karena itu kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada media di Maluku atas perannya dalam pemberitaan selama Pemilu yang sangat baik,”kata Agung.

Namun dalam kegiatan ini, Bawaslu Maluku yang seharusnya membawa materi terkait Pemilu tidak hadir. Puluhan peserta workshop berasal dari pekerja media baik cetak, televisi dan media online. Selain membahas peliputan pasca Pemilu, workshop juga membahas soal Uji Kompotensi Wartawan dan verifikasi media oleh Dewan Pers. (ALFIAN SANUSI)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *