Gelombang Tinggi Hantam Rumah Warga di SBT

by

TERASMALUKU.COM,-BULA-Gelombang tinggi menghantam perumahan warga di sejumlah kawasan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Warga pun memilih mengungsi ke lokasi yang jauh dari bibir pantai.

Loading…

Kondisi memprihatinkan ini terjadi di Kecamatan Kesuy Watubela, Kecamatan Seram Timur dan Kecamatan Kilmury, Kabupaten berjuluk Ita Wotu Nusa dalam sepekan terakhir.

Data yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber pada Minggu, (07/02/2021), kondisi ini menyebabkan warga panik dan memilih meninggalkan rumah mereka yang terletak di bibir pantai untuk mengungsi ke rumah warga lainya yang jauh dari abrasi gelombang laut.

Foto : Istimewa

Apalagi saat gelombang tinggi menghantam, kekuatannya hingga merusak talud di bibir pantai dan mengakibtakan air laut masuk ke rumah warga sehingga terpaksa mereka harus mengungsi.

Ini sebagaimana disampaikan akun Facebook Essarey Haryono. “Perlu bapak tahu bahwa, sampai dengan saat ini para warga di beberapa Desa yg ada di kecamatan Kesuy Watubela setiap malam mereka tak bisa tidur, bahkan para warga yg rumahnya di sekitaran pantai telah evakuasi mandiri dan nginap bersama saudara mereka yg rumahnya jau dari jangkauan ombak,”tulis Haryono dalam postingannya.

Sejumlah desa yang dihantam ombak kuat saat ini kata Haryono seperti di Desa Negeri Ilili, Negeri Administratif Otademan, Negeri Administratif Rumadurun, Negeri Administratif Kildor, dan Dusun Kilyaur.

“Sampai saat ini belum ada korban jiwa. Namum korban harta banyak, mulai dari kerusakan rumah pribadi sampai longbod yang berupa alat mencari para nelayan,” ucapnya.

Atas kondisi itu, dirinya meminta keseriusan Pemda SBT melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBT agar cepat menanggulangi bencana yang terjadi di Kecamatan Kesuy Watubela. “Bapak kepala BPBD jangan terlalu lama dalam menangani bencana. Kesuy Watubela juga bagian dari SBT,” katanya

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Administratif Kwamor, Kecamatan Seram Timur sebagaimana postingan akun Facebook Atudin Hasan Sabtu 6 Februari.

Bahkan di kawasan ini, sampah yang terbawah ombak pun berantakan di jalanan.

Lewat postingannya itu, Hasan menyentil Pemda SBT untuk memperhatikan kondisi yang terjadi.

“Ombak tapicah di Desa Kwamor. Coba Pemda SBT putar fokus kamera mangente sadiki jua,” tulis Hasan di laman Facebooknya Sabtu kemarin. (Sofyan)