Gernas Baku Ambon, Ajak Orang Tua Baca Buku

by
Minat baca dan daya imajinasi anak dapat dibentuk sejak dini melalui aktifitas orang tua membaca atau bercerita kepada anak saat bermain atau sebelum tidur malam

TERASMALUKU.COM,-AMBON-ANAK akan lebih mudah mengikuti ajaran orang tua bila diberikan contoh. Ada kalanya orang tua menuntut anak lebih fokus dan rajin belajar sementra ayah atau ibu tidak menunjukkan ketertarikan atau memberi contoh yang baik bagi anak. Salah satunya dengan membaca.

Orang tua kerap kali menyepelekan aktifitas membaca kisah atau bercerita kepada anak sebelum tidur. Padahal penelitian telah membuktikan anak yang sering mendengar cerita bakal jauh lebih berkembang. Kemampuan otak, daya tangkap dan ingat serta fokus mereka lebih baik.

Karena itu pemerintah menggalakan sebuah gerakan untuk merangsang minat baca anak melalui orang tua. Gernas Baku atau gerakan nasional orang tua baca buku diperingati pada 5 Mei lalu. Orang tua dilibatkan dalam proses membaca untuk membangun role model bagi anak. Usai pencangan Gernas Baku pada 2 Mei, seluruh PAUD KB dan TK se Kota Ambon serempak melakukan gerakan orang tua membaca di sekolah-sekolah.

Seperti pada pembukaan Gernas Baku di TK Eden Halong Atas. Para orang tua hadir dan ikut terlibat membacakan cerita kepada anak-anak di sekolah. “Orang tua yang pilih bukunya lalu diceritakan buat anak,” terang Kepala bidang PAUD dan PNF (Pendidikan Non Formal) Yasmu Budiatin kepada Terasmaluku.com, Selasa (8/5/2018). Sebelum masuk kelas, orang tua lebih dulu memilih buku bacaan yang disediakan pada mobil perpustakaan keliling yang sengaja didatangkan ke TK Eden.

Setelah itu orang tua tinggal memilih cerita yang menarik untuk dibacakan kepada anak. Kegiatan yang dilakukan serempak itu tampak menyenangkan meski ada orang tua yang tidak terbiasa melakukan itu. Usai sesi di kelas orang tua lantas dibebaskan memilih tempat membaca cerita dengan anak.

Ada yang membaca di ruang kelas, teras, tempat bermain atau di ayunan.Memang anak-anak belum sepenuhnya menaruh perhatian pada cerita orang tua. Ada yang berlari atau bermain sendiri. “Yang penting orang tua sudah mau membaca. Lama lama anaknya akan tertarik juga,” jelas Kepala Sekolah TK Eden, Anneke Ospara.

Dia menjelaskan perlahan lahan daya ingat dan fokus anak akan terbentuk. Tak hanya itu orang tua yang rajin membacakan buku dapat meningkatkan daya imajinasi anak. Karena itu dia berharap nantinya kegiatan membaca buku tak hanya berlangsung pada saat itu saja, tapi dilanjutlan setiap hari.

Pihaknya juga akan memantau aktifitas orang tua di rumah. “Caranya anaknya akan ditanya semalam mama papa cerita apa. Kalau dia tidak bisa jawab berarti orang tuanya semalam absen membaca,” papar perempuan yang juga Ketua Ikatan Guru TK itu. (BIR)