Gubernur Akui Lokasi Tepat Untuk Dijadikan Ambon New Port dan Pusat LIN Maluku Belum Diputuskan

by
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat berikan keterangan pers di KM. Siwalima didampingi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia. Foto : Terasmaluku.com

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail mengakui meskipun telah dilakukan peninjauan oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, lokasi tepat untuk dibangun menjadi Ambon New Port dan Pusat Lumbung Ikan Nasional (LIN) Maluku masih belum diputuskan.

Namun, kata dia memastikan, ada tiga lokasi alternatif. Hanya saja, orang nomor satu di Provinsi Maluku itu enggan menyebutkan tiga lokasi alternatif dimaksud.

Loading…

Yang pasti kata mantan Dankor Brimob Polri itu, hal ini akan dirembuk lagi dengan para menteri terkait.

Sebagaimana diketahui, Jumat (5/2/2021), Menhub, Menteri KKP dan Kepala BKPM RI didampingi dirinya melakukan peninjauan langsung ke lokasi di perbataan Desa Waai dan Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon dari darat tepatnya di perbatasan Desa Waai dan Desa Liang. Disini, mereka mendengarkan paparan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku.

Selanjutnya, rombongan menuju Pelabuhan Tulehu. Disini, rombongan naiki KM. Siwalima milik Pemprov Maluku melanjutkan peninjauan dari lepas pantai.

“Ada alternatif satu, dua dan tiga, sudah kita gambarkan di kapal tadi, nanti kita berembuk lagi mencari mana yang paling terbaik alternatif pembangunan dari tiga ini,”ujarnya saat berikan keterangan pers kepada wartawan didampingi Menhub, Menteri KKP dan Kepala BKPM RI di KM. Siwalima yang tengah sandar di Pelabuhan Tulehu usai melakukan peninjauan.

Dalam pembangunan kawasan ini lanjut dia, tugas Gubernur dan Pemerintah Daerah adalah menyiapkan pelaksanaan dan pembebasan lahan termasuk menentukan lokasi tepat tentunya dengan berkoordinasi dengan para menteri terkait.

“Jadi tugas Gubernur adalah dalam rangka persiapan dalam rangka pelaksanaan dan pembebasan lahan. Itu semua tanggungjawab Gubernur untuk pembebasan lahan dan menetukan dimana setelah kita berkoordiansi dan berembuk dengan Pak Menteri, sampai hari ini lokasinya sudah ada bayangan tapi kita belum menentukan,”terangnya.

Dia pu memastikan, setelah ini Tim untuk pembebasan lahan akan dibentuk. “Setelah ini Gubernur dengan Timnya sudah membentuk tim untuk pelaksanaan pembebasan lahan yang akan ditunjuk oleh Pemerintah,”imbuhnya.

Atas perhatianyang begitu besar dari Pemerintah Pusat kepada Maluku ini sehingga para menteri meninjau langsung lokasi yang bakal dijadikan kawasan Ambon New Port dan Pusat LIN Maluku sebagaimana instruksi Presiden Jokowi, Gubernur mewakili Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku menyampaikan terimakasih.

“Saya atas nama Gubernur Maluku dan masyarakat Maluku memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Pak Presiden yang pertama, menteri-menteri terkait termasuk pak Menko (Marves) Pak Luhut, Pak Menhub, Menteri KKP yang kebetulan teman sekolah, ini semua ini luar biasa termasuk Pak Bahalil.
Mudah-mudahan semua menteri terkait ini dan kita semua diberikan panjang umur oleh Allah SWT agar pembangunan LIN ini, Maluku New Port mudah-mudahan terjaga dan dilindungi oleh Allah SWT sehingga bisa terlaksana dengan baik ,”tandasnya. (Ruzady)