Gubernur Lantik Empat Pasangan Kepala Daerah di Maluku

by
Gubernur Maluku Said Assagaff melantik dan mengambil sumpah empat pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah periode 2012-2022 di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (22/5). FOTO : ADI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,AMBON-Gubernur Maluku Said Assagaff melantik dan mengambil sumpah empat pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah periode 2012-2022  di Lapangan Merdeka Ambon,  Senin  (22/5) sekitar pukul 11.00 WIT. Pasangan kepala daerah  dan wakilnya yang dilantik gubernur itu adalah  Walikota dan Wakil Walikota Ambon Richard Louhenapessy- Syarif Hadler, Bupati dan Wakil Bupati Buru Ramly Umasugi- Amostafa Besan.  Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Yasin Payapo- Temetius Akerina, serta  Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB) Petrus Fatlolon- Agustinus Utuwaly.

Keempat pasangan kepala daerah dan wakilnya tersebut  hasil Pilkada 15 Februari 2017. Sebelum dilantik dan diambil sumpah oleh gubernur, Kepala Biro Pemerintahan Setda Maluku Elvis Pattiselano membacakan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) soal pengangkatan empat pasangan kepala dan wakil kepala daerah serta surat pemberhentian Penjabat Walikota  Kota Ambon, Penjabat Bupati Buru, Penjabat Bupati SBB dan Penjabat Bupati MTB.

Richard- Syarif dilantik  sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan Nomor 131.81-3100 Tahun 2017 Tanggal 17 Mei 2017.   Ramly – Amostafa dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buru berdasarkan Surat Keputusan Mendagri  dengan Nomor  132.81-3107 Tahun 2017 tanggal 17 Mei 2017. Sedangkan  Yasin-Temetius dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati SBB berdasarkan Surat Keputusan Mendagri Nomor 131.81-3147 Tahun 2017 Tanggal 18 Mei 2017. Sementara  Petrus –Agustinus dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati MTB berdasarkan Surat Keputusan Mendagri Nomor 131.81-3148 Tahun 2017 Tanggal 18 Mei 2017.

“Hari Ini Saya Atas Nama Menteri Dalam Negeri melantik dan mengambil Sumpah Richard  Lohenapessy dan Sayarif Hadler sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon,  Ramly Umasugi  dan  Amostafa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buru,  Yasin Payapo dan Temetius Akerina  sebagai Bupati dan Wakil Bupati SBB serta   Petrus Fatlolon- Agustinus Utuwaly  sebagai Bupati dan Wakil Bupati MTB. Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggungjawab yang diberikan, Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff,”demikian kata – kata pelantikan yang disampaikan gubernur.

Suasana pelantikan

Usai dilantik dan diambil sumpah, gubernur menyematkan tanpa jabatan kepada pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut. Setelah itu, pasangan kepala daerah dan wakilnya menandatangani berita acara pelantikan serta fakta integritas.  Pasangan kepala daerah yang baru dilantik  juga melakukan serahterima jabatan dengan empat   penjabat  kepala daerah serta penyerahan memori tugas.

Sebelum dilantik dan diambil sumpah, pasangan kepala daerah dan wakilnya bersama gubernur  berjalan kaki dari Kantor Gubernur menuju Lapangan Merdeka dengan diantar mersing band serta ajudan mereka masing – masing. Usia pelantikan kepala daerah, dilanjutkan pelantikan Ketua PKK Kota Ambon, Kabupaten Buru, SBB dan Ketua PPK  Kabupaten MTB oleh Ketua PKK Provinsi  Maluku Retty Assagaff.

Hadir dalam pelantikan ini,  pejabat dari Kementrian Dalam Negeri,  sejumlah anggota DPR dan DPD RI, Muspida Maluku, anggota DPRD dan kabupaten/kota  dari empat daerah di Maluku,   pimpinan Parpol serta ribuan warga dari Kota Ambon, Kabupaten Buru, SBB dan Kabupaten MTB. Acara pelantikan dilanjutkan makan patita di Lapangan Merdeka Ambon.

Gubernur  menyatakan, pelantikan kepala daerah dan wakilnya sengaja digelar secara terbuka agar seluruh masyarakat bisa menyaksikannya. Jika selama ini, pelantikan hanya disaksikan para pejabat namun kini menurut gubernur,  pelantikan bisa disaksikan warga masyarakat.

“Pelantikan memang sengaja dilakukan di Lapangan Merdeka Ambon agar semua warga terutama daerah empat daerah bisa sama – sama menyaksikan. Acara ini juga harus menjadi media silaturahmi, membangun persaudara diantara sesama warga apalagi saat Pilkada ada diantara kita yang  mungkin berselisih paham, kita akhiri semua itu setelah pelantikan ini,” kata Gubernur Assagaff. (ADI)