Gubernur Lepas Kontingen MTQ Maluku Ke Medan

by
Gubernur Maluku Said Assagaff bersama Wagub Maluku Zeth Sahuburua bersama para kafilah MTQ asal Maluku saat pelepasan, Rabu (3/10/2018). FOTO : HUMAS PEMPROV MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Gubernur Maluku Said Assagaff melepas keberangkatan  Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Provinsi Maluku ke Kota Medan, Sumatera Utara yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (4/10/2018). Kafilah MTQ Maluku terdiri dari 46 orang, mereka akan mengikuti semua mata lomba dalam MTQ Tingkat Nasional di Medan.

Provinsi Maluku mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti cabang lomba seperti Tilawah Al’Quran, Hifzil 1 dan 5 Jus, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al’Quran.  Cabang Tilawah terdiri dari golongan Tartil Quran, anak-anak, remaja, dewasa, dan qiroat. Cababg Hifzil yakni 1 juz dan tilawah, 5 juz dan tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Cabang Syahril Quran putra dan putri beregu. Fahmil Qur’an putra dan putri beregu.

Gubernur Assagaff berharap perwakilan Provinsi Maluku dapat menorehkan prestasi terbaiknya dalam ajang ini. “Peserta dan pelatih yang telah mengikuti pelatihan dan pembinaan dan sudah berlatih, hanya tinggal bertawakal munggu hasilnya saja,” katanya.

Loading...

Ia juga berpesan agar para peserta dapat menjaga perilaku dan kesehatan sehingga nanti bisa tampil maksimal. “Hasil MTQ ini akan jadi bahan evaluasi kita kedepan, pelaksanaan MTQ jauh lebih siap dibandingkan tahun sebelumnya, latihannya lebih intensif dan hasilnya bisa maksimal, kalaupun belum ada prestasi tapi harus ada peningkatan hasil dari sebelumnya,” ungkapnya.

Sememtara itu  Ketua LPTQ Maluku Ismail Usemahu mengatakan tahun ini persiapan kafilah Provinsi Maluku sudah maksimal dari tahun sebelumnya. Berbagai pembinaan dan pelatihan telah dilakukan. “Masing-masing cabang dan golongan 2 peserta, kecuali fahmil dan syarhil beregu satu regunya 3 orang,” katanya

Usemahu mengatakan kafilah Maluku   akan berangkat lebih awal dari kegiatan yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober. Karena sebelum puncak kegiatan ada karnaval dan pawai ta’aruf yang tahun ini Provinsi Maluku akan ikuti.  “Kami optimis tahun ini peserta dapat meningkatkan prestasi dan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Maluku,” kata Usemahu. (IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *