Gubernur Maluku Masuk Daftar Untuk Divaksin Covid-19 Saat Launching di RSUP Ambon

by
Gubernur Maluku Murad Ismail. FOTO : HUMAS MALUKU

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku memastikan kick off atau launching Vaksinasi Covid-19 di Maluku pada Jumat 15 Januari akan tetap berjalan sesuai rencana. Launching ini akan dilangsungkan di RSUP dr. Johanes Leimena di Kota Ambon pukul 09:00 WIT.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung memastikan Gubernur Maluku, Murad Ismail masuk dalam daftar orang yang akan divaksin Covid-19 saat launcing nanti.

Sebagaimana diketahui, untuk vaksinasi Covid-19 gelombang pertama Januari-April 2021 ini, syarat usia sasaran yang diperbolehkan divaksin adalah 18-59 tahun.

“Untuk disini (launcing di RSUP dr. Johanes Leimena Ambon) ya masuk daftar untuk divaksin Pak Gubernur,”tuturnya menjawab wartawan saat berikan keterangan pers di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (13/1/2021) sore.

Ditanyai apakah dari segi usia Gubernur Murad Ismail diperbolehkan untuk divaksin mengingat saat ini Gubernur telah berusia lebih dari 59 tahun, Rerung menambahkan hal itu akan dilihat saat ikuti proses atau alur pendaftaran sebelum divaksin nanti.

Sekedar tahu, jika merujuk data Wikipedia, orang nomor satu di Provinsi Maluku ini kelahiran 11 September 1961 silam sehingga jika dikalkulasikan, maka pada 15 Januari 2021 nanti Gubernur Murad akan berusia 59 tahun 4 bulan 4 hari. “Nanti dilihat. Makanya nanti akan disaring di meja, pokok 15 Januari itu akan melalui prosedur itu, akan mendata apakah memenuhi syarat atau tidak,”sambungnya.

Sebagaimana dikutip dari Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi dalamrangka penanggulangan penademi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), alur pelayanan vaksinasi Covid-19 yaitu Meja 1 Pendaftaran dan verifikasi
data, Meja 2 Skrining, Anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana dan Edukasi Vaksinasi COVID-19, Meja 3 Pemberian Vaksin dan Meja 4 Pencatatan, Petugas mempersilakan sasaran untuk menunggu 30 menit (antisipasi apabila ada KIPI), sasaran diberikan kartu vaksinasi dan penanda Edukasi pencegahan Covid-19.

Selain Gubernur Maluku,  Forkopimda Maluku dan perwakilan tokoh agama juga masuk daftar untuk divaksin saat launching nanti kata Rerung menambahkan. “Pak Pangdam, Pak Kapolda, Pak Sekda, ibu Kadis Kesehatan, kemudian Sekjen MUI kalau tidak salah, Sekjen GPM, dan Danlantamal,”sebutnya.

Sementara Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno tidak termasuk karena saat ini masih postif Covid-19. “Pak Wagub lagi positif, jadi tidak masuk,”tandasnya. (Ruzady)