Gubernur Maluku Tetapkan Dua Sekda sebagai Plh Bupati, Begini Instruksi Untuk Keduanya

by
Foto : Humasmaluku

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Gubernur Maluku, Murad Ismail menetapkan dua Sektretaris Daerah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati. Masing-masing untuk Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Kepulauan Aru.

Penetapan dua Sekda sebagai Plh Bupati mengingat sampai batas akhir masa jabatan Bupati yang lama pada 17 Februari 2021 atau hari ini, belum ada penetapan Bupati dan Wakil Bupati Definitif hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020.

Sekedar tahu, Bupati dan Wakil Bupati SBT sebelumnya, Abdul Mukti Keliobas dan Fachri Alkatiri maupun Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga dan Muin Sogalrey dilantik pada 17 Februari 2016 silam oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Penunjukkan sebagai Plh Bupati di dua daerah tersebut ditandai dengan acara penyerahan Kawat Gubernur Maluku Nomor 131/603 tanggal 16 Februari 2021 tentang Penunjukkan Plh Kabupaten Kepulauan Aru, dan penyerahan Kawat Gubernur Maluku Nomor 131/604 tanggal 16 Februari 2021 tentang Penunjukkan Plh Kabupaten Seram Bagian Timur.

Foto : Humasmaluku

Dua Sekda tersebut yakni Muhammad Djumpa menjadi Plh Bupati Kepulauan Aru, sedangakan Syarif Makmur menjadi Plh Bupati SBT.

Sekda yang saat itu mewakili Gubernur Maluku mengucapkan selamat bertugas kepada kedua Plh Bupati.

“Selamat bertugas Pak Muhammad dan Pak Syarif, semoga diberi kelancaran dalam tugas ini,”ujar Sekda di sela penyerahan Kawat Gubernur kepada kedua Plh Bupati di ruang kerja Sekda Maluku, Rabu (17/2/2021).

Pada kesempatan itu, Sekda berpesan, agar kedua Plh bupati senantiasa memelihara pola hubungan kerja yang harmonis di lingkungan internal pemerintah kabupaten maupun dengan mitra kerja, dalam rangka kelancaran tugas pembangunan dan pemerintahan.

Kedua Plh Bupati ini juga diingatkan agar bersama jajarannya untuk terus menjaga kewaspadaan berganda dan berlipat terhadap Covid-19. “Dengan mobilitas masyarakat yang aktif, maka kita semua harus selalu waspada,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Muhammad Djumpa menegaskan, dirinya akan menjalankan tanggung jawab sebagai kepala daerah sebaik-baiknya. “Plh kan amanah. Jadi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Muhammad. (RED/Humasmaluku)