Gubernur Mengajar, Upaya Kurangi Risiko Bencana di Maluku

by

TERASMALUKU.COM,AMBON-Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Provinsi Maluku bersama USAID menggelar Gubernur mengajar untuk para siswa di Kota Ambon, yang  berlangsung di Aula Universitas Pattimura, Rabu (25/1). Dalam kegiatan  ini Gubernur Maluku Said Assagaf mengajar kepada ribuan siswa untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana bagi masyarakat. Hal ini merupakan awal untuk dapat mengurangi risiko bencana.

Saat mengajar, gubernur  minta para siswa agar dapat bersosialisasi kepada masyarakat untuk bisa menjaga lingkungannya. Kedepan pihaknya akan membentuk bank sampah agar membantu masyarakat supaya masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai dan lingkungan yang lain.

Loading…

Ketua Panitia kegiatan M. Azis Tuny dalam laporannya mengatakan kegiatan Gubernur mengajar ini merupakan lanjutan dari kegiatan lomba mading antar sekolah yang dilaksanakan selama 2 hari. Kegiatan ini didukung oleh BPBD Provinsi Maluku, Program USAID untuk adaptasi perubahan iklim dan ketangguhan, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Universitas Patimura Ambon, dan PT. Pelindo Cabang Ambon.

Azis menyatakan program Gubernur mengajar merupakan ikhtiar bersama membangun kemampuan anak didik untuk memahami dan mampu mengelola risiko bencana yang ada guna meminimalisir dampaknya. “Target dari kegiatan ini hanyalah menjadi entry poin dari sejumlah kegiatan  yang sudah disiapkan semata-mata untuk mengadvokasi kebijakan di tingkat pemerintah sekaligus mengedukasi generasi muda kita, khusunya yang masih duduk di bangku SMA untuk menjadi tanggap menghadapi bencana,” ujarnya.

Ketua Forum PRB Provinsi Maluku Adrian Bandjar dalam kesempatan yang sama menyatakan, Indonesia merupakan daerah rawan bencana, dari data yang ada pada tahun 2016 merupakan jumlah bencana besar yang pernah dialami. Tercatat ada 1985 kali bencana di Indonesia tahun 2016.

“Tingginya angka kejadian bencana di Indonesia juga diakibatkan oleh berubahnya pola iklim yang dipengruhi oleh aktivitas manusia, kerusakan ekosistim serta produksi karbon yang menurunnya kualitas lingkungan hidup,” kata Bandjar. Usai mengajar kepada para siswa di Kota Ambon Gubernur membagikan sejumlah hadiah kepada para pemenang lomba mading yang telah dilaksanakan 2 hari yang lalu. (IAN)