Gubernur : Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Bisa Mei Atau Juli

by
Gubernur Maluku Said Assagaff FOTO : TERASMALUKU

AMBON- Gubernur Maluku Said Assagaff  meminta semua pihak untuk bersabar  mengenai kapan waktu pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah  terpilih hasil Pilkada 15 Februari 2017. Gubernur menyatakan berdasarkan informasi terbaru yang ia peroleh, pelantikan bisa terjadi  pada   Mei atau Juli nanti, namun itu semua tergantung proses pengusulan mulai dari KPU, DPRD, Gubernur  hingga ke Mendagri. Ia minta kepada KPU Kabupaten/kota yang belum memproses pengusulan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih agar segera memprosesnya.

“Informasi terakhir yang saya dapat (pelantikan kepala daerah terpilih)  bisa terjadi di bulan Mei  dan juga  di bulan Juli, tergantung proses apakah sudah kita usulkan atau belum, saya harap KPU   segera memproses semua ini bagi yang belum,  agar kita bisa  proses secepatnya ke Mendagri,” kata Gubernur saat sambutan pelantikan Penjabat Bupati Maluku Tenggara Barat Romulus Far – Far di Kantor Gubernur, Senin (17/4).

Di Maluku ada lima daerah yang menggelar Pilkada serentak 15 Februari lalu.  Yakni Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Gubernur  menyatakan, berdaraskan informasi yang diperoleh dari stafnya  KPU kabupaten/kota yang menggelar Pilkada saat ini telah dan sementara   memproses pengusulan pelantikan   ke DPRD dan  pihaknya.

Namun bila ada yang belum memproses, gubernur minta agar KPU secepatnya memproses ke DPRD kemudian diteruskan ke pihaknya.  Karena setelah itu, gubernur meneruskan lagi pengusulan pelantikan ke Mendagri.

“Bahwa persoalan kapan pelaksanaan pelantikan para Bupati/Wakil Bupati,  Walikota/Wakil Walikota terpilih, saya berharap semua pihak untuk bersabar dan menahan diri  sambil kita  menunggu kebijakan dan pengaturan pelaksanaan pelantikan yang saat ini sementara digodok pemerintah pusat,” katanya.

Gubernur menyatakan, persoalan pelantikan adalah sesuatu yang pasti dan tidak bisa  dihalangi  oleh  siapapun juga.  Yang terjadi saat  ini adalah menunggu waktu pelaksanaanya yang direncanakan berlangsung serentak atau  dilakukan secara bertahap, semuanya tergantung keputusan pemerintah pusat.

“Sesungguhnya persoalan pelantikan adalah sesuatu yang pasti dan tidak dapat dihalangi oleh siapapun juga. Yang tersisah hanyalah menyangkut persoalan waktu pelaksanaannya yang direncanakan dilakukan secara serentak, sebab Undang – Undang mengamanatkan hal tersebut. Apakah nanti pelaksanaan pelantikan serentak secara bertahap ataukah secara keseluruhan kita tunggu keputusan pemerintah,” katanya. (ADI)