Gudang Bahan Bangunan Dekat Rumah Sakit GPM Ambon Terbakar

by
Aparat Polres Ambon bersama tim pemadaman kebakaran berusahan padamkan api di gudang barang bangunan

AMBON-Gudang UD.Citra di kawasan Jalan Anthoni Rebook Kota Ambon Rabu (28/9) pagi terbakar. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu, sumber api diketahui berasal dari bagian belakang gudang ini. Di gudang terdapat barang bangunan yang muda terbakat seperti pipa paralon sehingga dengan cepat membakar ruangan – ruangan lainnya. Lokasi gudang yang terbakar ini hanya berjarak sekitar tujuh meter dari Rumah Sakit (RS) Sumber Hidup. Saat kebakaran terjadi gudang masih tertutup.
Tak lama setelah kebarakan terjadi, mobil pemadaman kebarakan milik Pemkot Ambon dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas pemadam juga berupaya memadamkan api dari dalam kompleks RS milik Yayasan Kesehatan GPM ini. Sejumlah warga dan aparat keamanan berusaha mengevakuasi barang- barang lainnya dari dalam gedung ini. Kebakaran juga membuat petugas RSU panik, sejumlah petugas berusahan mengevakuasi barang –barang dari apotik RSU, yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, api juga nyaris membakar sebuah toko, penjualan ayam potong yang bersebelahan dengan gudang tersebut.
Sejumlah pekerja dan warga berusaha mengevakuasi belasan lemari pembeku (freezer), yang berisi daging ayam potong serta barang – barang lainnya dari toko itu. Untuk memadamkan kobaran api, enam unit mobil pemadaman kebakaran Pemkot Ambon dikerahkan. Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah kebaran terjadi.Akibat kebakaran ini, polisi sempat menutup ruas jalan Anthoni Rebook dan memasang garis polisi di sekitar lokasi. Kapaolres Pulau Ambon dan Pulau –Pulau Lease AKBP Harold Huwae yang ditemui di lokasi kebakaran belum mau berkomentar banyak atas musibah kebakaran ini. Namun ia menyatakan, berdasarkan informasi awal saat kebakaran terjadi di dalam gudang tidak ada orang termasuk pemiliknya. Ia juga menyatakan belum bisa memastikan penyebab kebakaran ini. “Yang pasti ini gudang berisi bahan bangunan. Saat kebakaran tidak ada orang di dalam. Mengenai penyebab kebakaran masih diselediki,” katanya.
Frans pemilik gudang menyatakan, awalnya ia melihat asap membumbung dari bagian belakang gudang, kemudian menjalar membakar bagian lainnya. “Saat itu, saya dari rumah lewat depan gudang dan melihat asap keluar dari bagian belakang, kemudian membakar bagian lainnya,” kata Frans. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kebaranan ini. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun diperkirahkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah akibat kebakaran ini. ADI