Guna Memberi Rasa Aman,Pemkab Minta TNI/Polri Pertebal Personel di Halmahera Tengah

by
Pemkab Halmahera Tengah, meminta agar TNI/Polri pertebal personelnya di kabupaten itu, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat ke kebun, menyusul pembunuhan tiga warga di kawasan hutan tersebut (Abdul Fatah)

TERASMALUKU.COM, HALTENG,– Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut) meminta agar TNI/Polri pertebal personelnya di kabupaten itu, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat ke kebun, menyusul pembunuhan tiga warga di kawasan hutan tersebut.

“Saya akan membuat surat permohonan kepada Kapolda Malut dan Danrem 152/Babullah untuk pertebal pasukan di Kecamatan Patani guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat berkebun, serta melakukan penyisiran di hutan agar dapat sesegera mungkin menangkap pelaku pembunuhan tiga warga,” kata Bupati Halteng, Edi Langkara dihubungi dari Ternate, Minggu.

Oleh karena itu, Pemkab Halteng telah melakukan berbagai upaya dengan melibatkan Polres Halmahera Tengah bersama-sama dengan TNI dan Forkopimda, setelah sebelumnya dilaksanakan rapat dalam rangka menyikapi kasus pembunuhan tiga warga Patani di Hutan Halmahera.

Untuk menindaklanjutinya, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Nico A Setiawan, dan Bupati Drs. Edi Langkara, M.H bersama Forkopimda pada Jumat (26/3), melaksanakan kunjungan ke Kecamatan Patani dalam rangka memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga: Basarnas Ternate Berhasil Selamatkan Seorang Nelayan yang Sempat Hilang di Perairan Morotai Selatan

Forkopimda yang mendampingi Kapolres dan Bupati Halteng yang ikut dalam kunjungan ini yaitu Wakil Bupati Halteng, Ketua DPRD Halteng, Kajari Halteng, Dandim 1512/Weda, dan juga dihadiri oleh Kasat Intel Polres Halteng, Asisten I, Staf Ahli Pemerintahan, Kesbagpol, Kadis Sosial, Kadis BPBD, Kasatpol PP, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Kabag Humas dan Kabag Umum.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan menjelaskan, dalam kegiatan pertemuan tersebut, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk tidak beropini tanpa adanya bukti, serta saling bahu-membahu menjaga situasi Kamtibmas di lingkungannya.