Hadirkan Seni Bela Diri Dalam Perayaan Hardiknas di Tanah Goyang, SBB

by
Siswa SD dan MTs Tarbiyah Tanah Goyang memeragakan seni bela diri usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Upacara SMA Negeri 5 Seram Bagian Barat, Rabu (2/5/). FOTO : FADLI (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-PIRU-Ratusan siswa dan guru berdesak-desakan mengerumuni area Lapangan Upacara SMA Negeri 5 Seram Bagian Barat, Rabu (2/5/2018). Usai upacara Hari Pendidikan Nasional  (Hardiknas) 2 Mei, umumnya para guru dan siswa menggelar makan patita atau bernyanyi dan menghadiahi bunga kepada guru. Namun sekolah-sekolah yang ada di Dusun Tanah Goyang Desa Loki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) punya cara berbeda merayakan Hardiknas.

Siswa-siswi berbaju putih tampak berdiri di tengah lapangan upacara SMA Negeri 5 Seram Barat. Siswa SD dan MTs Tarbiyah Tanah Goyang itu sedang memeragakan seni bela diri di hadapan ratusan siswa dan guru yang mengelilingi lapangan. Dengan cekatan dan lihai mereka melakukan tiap gerakan bela diri dengan indah. Sorak sorai penonton pun makin riuh menyemangati para siswa yang unjuk kebolehan itu.

Siswa dari TK Dian Pertiwi, SD Negeri Tanah Goyang, SD MI Tanah Goyang, MTs Tarbiayah Tanah Goyang serta SMA Negeri 5 begitu antusias dan semangat. Pemandangan berbeda dan meriah pada Hardiknas ini menjadi salah satu hal menarik dari wajah pendidikan di Provinsi Maluku.“Pentas seni bela diri ini sebagai bentuk rasa bahagia anak-anak,” ujar Kepala  SMA Negeri 5 Seram Barat, Abidin Papalia.

Menurutnya kebolehan mengolah raga dalam bela diri yang didapat di sekolah itu menjadi salah satu kebanggaan para siswa yang ditampilkan di depan umum. Hardiknas sudah sepantasnya diisi dengan berbagai bakat dan talenta para siswa yang dipupuk di bangku sekolah. Kegiatan-kegiatan semacam ini nantinya bakal menjangkit siswa lain untuk lebih kreatif dan terdorong maju. “Ya harapnnya nanti perayaan Hardiknas bisa lebih meriah lagi dan diisi beragam aktifitas siswa,” kata  Abidin kepada Terasmaluku.com.

Menurutnya pentas sini atau kegiatan para siswa harus didukung dengan baik. Pasalnya seni merupakan bagian dari kebudayaan. Apalagi Maluku punya berbagai seni dan budaya yang perlu ditampilkan. Dirinya berharap acara seperti ini bisa digarap lebih baik lagi di tahun tahun berikutnya sehingga dapat meningkatkan minat, motivasi  dan kreatifitas para siswa. (Fadly)