Hari Kelima Pencarian Penumpang Jatuh KM. Dobonsolo oleh Tim SAR

by
Tim SAR Berharap pencarian korban jatuh dari KM. Dobonsolo di hari kelima buahkan hasil, (20/1). FOTO: Basarnas Ambon

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Pencarian korban  jatuh dari KM. Dobonsolo, Mahmud Seknun di hari kelima belum membuahkan hasil. Tim SAR dari Namlea terus mengerahkan pasukan untuk mencari hingga batas waktu pencarian, yaitu satu minggu.

Tim Rescue Pos SAR Namlea yang berposko di Dusun Haya, Pulau Seram (Kabupaten Seram Bagian Barat) memulai pencariannya pada pukul 07.00 WIT menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 06.

Loading…

Kepala Basarnas Ambon, Djunaidi menjelaskan tim pencarian menyisir beberapa titik koordinat dan lokasi sekitar pencarian sebelumnya. Yaitu pada koordinat 3°10’17’’S – 127°44’57’’E, 2°54’5’’S – 127°45’ 57’’E dan 2°54’5’’S – 128°0’43’’E. Harapannya ada peluang menemukan korban meski terbawa arus atau jauh dari titik awal perkiraan jatuh.

“Operas SAR pencarian korban hari ini di lanjutkan pagi tadi pukul 0700 WIT. Kami terus berupaya mencari keberadaan korban yang terjatuh dari kapal KM. Dobonsolo tujuan Sorong – Ambon tersebut. Berharap, di H5 OPS SAR ini korban kami temukan dan bisa segera kami evakuasi. Lengkapnya,” katanya.

Tim yang lakukan pencarian ini keluar dengan cuaca yang cukup berawan, angin barat laut – timur laut 2-15 knot serta tinggi gelombang 1-2,5 m. Unsur SAR yang terlibat, Tim Rescue Pos SAR Namlea 6 org.

“Sampai sekarang belum diketahui pasti penyebab jatuhnya pria 25 thn tersebut dari KM Dobonsolo,” lanjut Djunaidi. (PRISKA BIRAHY)