Hari Pertama Pelipatan Surat Suara KPU Kota Ambon

by
KPU Kota Ambon melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara DPRD Provinsi Dapil Kota yang berlangsung di Sport Hall Karang Panjang Ambon, Senin (11/3/2019). FOTO: Priska Birahy

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebanyak 693 boks isi surat suara mulai disortir dan dilipat sejumlah pekerja. Pada tahap pertama pelipatan dilakukan pada surat suara DPRD Provinsi Maluku Dapil Kota.

Sebanyak 300 pekerja mulai merapikan satu persatu lembar surat suara yang bertempat di gedung Sport Hall Karang Panjang Ambon sejak 09.00. Ribuan surat suara tersebut dipilih yang layak dan sempurna untuk digunakan pada hari pencoblosan nanti.

Komisioner KPU Kota Divisi Hukum M Sadek Fuad yang ikut mengawasi jalannya pelipatan surat suara mengatkan ada sejumlah kertas yang cacat dan rusak. “Manusia saja bisa salah, apalagi mesin. Sudah pasti ada dan itu wajar. Jumlahnya tidak banyak, tapi kami tetap pantau,” jelasnya kepada Terasaluku.com saat diwawancarai, Senin (11/3/2019) pagi.

Surat suara yang cacat dan rusak antara lain yang sobek, terdapat bercak tinta cetak, atau jejak sisa tinta yang tertinggal pada bagian bawah kertas. Mereka juga harus teliti milihat apakah ada double pada tulisan atau tidak. Kertas suara harus tanpa cacat, mulus dan layak untuk digunakan.

Contoh temuan surat suara rusak akibat jejak tinta cetak yang langsung dipisahkan oleh para pekerja

Meski begitu kepada wartawan Sadek belum bisa memastikan jumlah kertas suara yang cacat. Pasalnya jumlah itu baru akan terlihat usai rampung seluruh proses sortir dan pelipatan yang ditargetkan selesai minggu depan. “Target yang diberikan sih satu minggu tapi kalau bisa paling cepat ya lima hari,” lanjut Sadek.

loading...

Selain Kota Ambon, surat suara dari tiga kota kabupaten lain pun telah didistribusikan pada hari yang sama setelah tiba di Palabuhan Ambon dari Makassar. Yakni Kabupaten Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur dan Maluku Tengah.

Surat suara di Provinsi Maluku dicetak oleh PT Adi Perkasa Makassar pemenang tender. Selain Maluku, ada delapan provinsi lain yang mencetak surat suara pemilu di sana. Yakni Gorontalo, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua, Sulbar, Sulut, dan Sulteng.

Sandra Bin Umar warga Kebun Cengkeh Kota Ambon salah satu yang ikut melipat surat suara di sport hall. Sandra dan rekan lain bekerja dalam kelompok besar untuk menyortir dan melipat surat. “Sudah lebih dar 1.000 suart yang katong su lipat,” katanya. Jumlah itu terhitung sejak mulai pelipatan hingga sekitar pukul 11.00 atau baru tiga jam pelipatan. (PRISKA BIRAHY)

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *