Hari Pertama TMMD di Kodim 1507/ Saumlaki, Sasaran Fisik Dilaksanakan

by
Hari Pertama TMMD Ke 101 di Kodim 1507/ Saumlaki, Kamis (5/4) sasaran fisik dilaksanakan di sejumlah desa di Kabupaten MTB.

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Hari pertama TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1507/Saumlaki, Kamis (5/4)  mulai digelar. Di hari pertama tersebut,  terlihat dengan adanya kebersamaan TNI, Polri dan masyarakat mulai bergotong-royong menyelesaikan sasaran fisik dan sasaran non fisik dalam pembangunan di sejumlah desa wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) yakni di Desa Marantutul, Desa Wermatang dan Desa Batu Putih Kecamatan Wermaktian.

Di Desa Batu Putih, kegiatan TMMD ke-101 meliputi pekerjaan pembuatan jalan rambat sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter dan pembuatan 10 unit rumah sederhana. Sedangkan di Desa Marantutul membuat satu unit rumah Pustu, pembuatan talud penahan ombak sepanjang 100 meter, lebar 1,4 meter dengan ketinggian tiga meter.

Dan di Desa Wermatang dikerjakan satu unit rumah pustu dan pengecoran kopor talud. Masyarakat Berserta TNI dan Polri sangat Antusias dalam pengerjaan tersebut, mereka saling bahu-membahu sehingga pembangunan yang baru berjalan satu hari ini sudah nampak walaupun pembanguannya baru mencapai 10 persen.

TMMD yang ke-101 dibuka secara resmi oleh Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Piterson Rangkoratat di Lapangan Bola Desa Marantutul Kecamatan Wermaktian, MTB Rabu, (4/4). TMMD di MTB  kali ini mengusung tema “Semangat Baru Dalam Kegotongroyongan Demi Membangun dan Kehidupan Kesejahteraan Bersama”.

Sekda mengungkapkan dalam  pelaksanaan TMMD agar semua saling bahu membahu memberikan sumbangan pikiran ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan sumbangan materi dan lain-lain. Karena menurut Sekda, secara historis nilai-nilai kegotong-royongan merupakan bagian tak terpisahkan dari tatanan kehidupan masyarakat di Kabupaten  MTB.

Secara fisik kegiatan TMMD tahun ini difokuskan untuk membangun jalan desa, talut pantai, rumah dinas bagi tenaga kesehatan dan rumah tinggal layak huni (RTLH). Dimana pembangunan fisik tersebut sangat membantu aksebilitas masyarakat untuk bekerja, berkegiatan sosial dan aktifitas lainya guna meningkatkan derajat kehidupan masyaraka.

Selain itu juga upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan. “Ini luar biasa di tengah upaya kita mengatasi kemiskianan di kabupaten Maluku Tenggara Barat yang angkanya masih cukup tinggi yaitu 28,31% pada tahun 2016. Namun yang harus kita pahami bersama ialah TMMD bukan semata membangun secara fisik bagi masyarakat desa tetapi juga membangunkan semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengolah potensi yang dimiliki serta siap menghadapi setiap tantangan dan ancaman,” kata Sekda. (IAN)