HASIL SWAB : 46 ASN Pemkot Ambon Positif COVID-19, 175 Sampel Belum Keluar

by
ASN Pemkot Ambon mulai menjalani tes swab di Balai K(11/8/2020). Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 di perkantoran. FOTO :MCAMBON

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebanyak 46 aparat sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terkonfirmasi positif covid-19. Pemkot Ambon sudah menerima hasil swab tes atau uji swab para ASN itu.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Pemkot Ambon, mengatakan hal ini kepada Tim Media Center Pemkot Ambon, Minggu (23/8/2020).

Joy menjelaskan, hingga kini total sampel swab yang sudah diambil oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon tercatat sebanyak 386 sampel. “Dari 386 sampel, 175 sampel saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan, sementara 211 sampel lainnya sudah dikeluarkan dengan hasil 46 sampel pegawai dinyatakan positif COVID-19,” jelas Jubir.

Ditambahkan, 46 pegawai yang dinyatakan positif saat ini sudah mengikuti isolasi secara terpusat pada lokasi yang disiapkan Pemerintah Kota Ambon, maupun isolasi mandiri bagi mereka yang rumahnya memenuhi persyaratan berdasarkan kriteria penilaian gugus tugas.

Joy mengatakan uji swab yang dilakukan di wilayah kerja Pemkot Ambon, dengan melibatkan 10 OPD merupakan langkah antisipasi Pemkot dalam mencegah penularan COVID-19 di wilayah perkantoran.

Terkait keterbatasan lokasi isolasi terpusat, Jubir mengaku, pihak Pemkot saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan pihak LPMP agar bisa digunakan sebagai lokasi isolasi terpusat.

Menyikapi kemungkinan-kemungkinan lain yang muncul, Pemkot juga telah mengambil langkah berupa pemusatan tracing dan tracking baik terhadap masyarakat yang melakukan pelayanan maupun kepada pegawai lain yang juga melakukan pelayanan publik. “Hal ini tentunya bertujuan untuk mencegah penularan yang dilakukan oleh pegawai itu sendiri,” ucapnya.

Dikatakan, pelaksanaan Swab tes terhadap pegawai Pemkot yang dilakukan sejak tanggal 3 Agustus 2020 hingga kini, masih akan terus berlanjut.
“Dalam sehari dua, Swab Tes ASN Pemkot akan dilanjutkan dengan pemeriksaan yang dilakukan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” aku Jubir.

Pemkot Apresiasi Instansi Yang Melakukan Swab Mandiri

Jubir GTPP COVID-19 Kota Ambon, Joy Adiraansz dalam keterangannya atas nama Pemerintah Kota Ambon juga memberikan apresiasi kepada instansi Pemerintah lain dan juga Instansi Swasta yang melakukan Uji Swab secara mandiri.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bukti keseriusan untuk membantu Pemerintah Kota Ambon dalam mencegah penularan pada wilayah perkantoran.

“Kami memberikan apresiasi atas upaya dari Instansi lain dan juga Swasta untuk membantu Pemerintah dalam menekan penularan COVID-19. Tercatat hingga saat ini sebanyak 289 sampel yang sudah dilakukan secara mandiri oleh instansi lain diluar Pemkot,” imbuhnya.

Loading...

Jubir mengatakan, sebelumnya Pemkot lewat GTPP COVID-19 telah melayangkan surat bagi instansi lain baik Pemerintahan maupun Swasta untuk bersama-sama Pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19.

“Tes yang dilakukan, merupakan tindak lanjut terhadap surat dari Pemkot Ambon lewat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 kepada seluruh instansi pemerintah maupun swasta untuk wajib melakukan swab secara mandiri. Tujuannya untuk mengetahui secara dini kondisi kesehatan dari para pegawai dilingkup perkantoran,” ucap Jubir.

Dirinya berharap, instansi lain juga dapat menindak lanjuti surat tersebut demi kebaikan bersama sebagai warga masyarakat Kota Ambon.

Pemkot Bentuk Posko Bersama Di tingkat Kelurahan/Desa

Memasuki masa pemberlakuan PSBB Transisi Tahap III, Pemerintah Kota Ambon telah menyiapkan beberapa langkah, salah satunya dengan membentuk Posko Bersama ditingkat Kelurahan dan Desa.

Menurut Jubir, Posko tersebut akan diwadahi oleh Lurah atau Kades, Kepala Puskesmas setempat bersama jajaran tenaga kesehatan, para Babinsa dan Babhinkamtibmas.

“Mereka yang nantinya menjadi motor penggerak bagi masyarakat untuk Wajib menerapkan program 4M, yaitu Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan serta bagaimana pentingnya menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS,” jelas Jubir.

Selain itu, langkah lain yang dilakukan Pemkot melalui GTPP-C19 adalah melakukan penguatan kapasitas bagi seluruh perangkat di Desa dan Kelurahan.

“Langkah berikutnya yang dilakukan Pemkot adalah dengan melakukan pelatihan/peningkatan kapasitas kepada Gugus tugas di tingkat desa/kelurahan serta memberlakukan buku Saku Tangguh Bencana di Desa/ Kelurahan yang akan diterapkan di masing-masing Kelurahan/Desa,” kata Jubir.

Selain itu, lanjutnya, Pemkot juga akan melakukan sinergitas dan koordinasi antara Gugus Tugas yang ada di Desa/ Kelurahan dengan Gugus Tugas Pemkot Ambon. Hal ini menurut Jubir untuk mengetahui tanggung jawab masing-masing Gugus Tugas, baik ditingkat Desa/Kelurahan maupun di Tingkat Kota.

“Hal penting yang perlu terus dilakukan adalah meningkatkan sosialisasi bagi masyarakat terkait pentingnya menerapkan 4M dan PHBS. Selain itu akan dilaksanakan Bhakti Sosial yang difokuskan pada area fasilitas umum masyarakat diantaranya pasar-pasar tradisional maupun pasar-pasar yang ada ditingkat kecamatan, yang diprakarsai oleh TNI dan POLRI dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Ambon lewat OPD terkait,” sambung Jubir.

Diakhir keterangan yang diberikan, Jubir menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan lewat pemberlakuan 4M dalam beraktivitas untuk mencegah serta menekan penularan COVID-19.

“Masyarakat tidak perlu kuatir dan takut dalam beraktivitas, selama dalam aktivitas keseharian tetap menerapkan protokol kesehatan lewat protap 4M dengan mengedepankan Pola Hidup Bersih dan Sehat,” jelas Joy. (MCAMBON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *