Hati-hati Ban Mobil Kempis Jika Parkir Ganda di Jalan Pattimura

by
Ban mobil pengendara yang parkir ganda di Jalan Pattimura kena sanksi kempis oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Ambon, (13/4). FOTO: Istimewa

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Ramai jadi pertanyaan warga Kota Ambon perihal aturan parkir kendaraan di jalan. Seperti yang terjadi kemarin, pemilik sejumlah kendaraan roda empat mendadak kaget saat mendapati ban mobil mereka kempis.

Itu terjadi di sepanjang Jalan Pattimura Kota Ambon, Selasa, (13/4/2021). Para pemilik heran dan geram melihat mobil yang biasanya mereka parkir tak bisa berjalan. Baru diketahui jika kawasan itu tidak diberlakukan parkir ganda.

Padahal sebelumnya banyak mobil berderet parkir di situ. Wajar saja, sebab kawasan itu didominasi perkantoran. Mulai dari kantor pos, perbankan, tempat ibadah, toko, sekolah hingga Mapolda Maluku.

Ditambah lagi instansi terkait memiliki lahan parkir yang sempit. Mau tak mau mereka memanfaatkan badan jalan dengan solusi parkir ganda.

Ethly Johannis, salah seorang pemilik kendaraan sempat dibuat geram saat mendapati ban mobilnya kempis. Dia heran lantaran kawasan itu memang sering dijadikan tempat parkir.

“Sebenarnya ini kebijakannya bagaimana untuk parkiran dua lapis. Biasanya parkir dua lapis seng apa-apa, karena mobil-mobil polisi juga banyak parkir. Tapi kali ini dikempesin ban,” keluhnya.

Kebetulan Ethyl tinggal di komplek belakang Jalan Pattimura. Setiap hari dia melihat aktivitas parkir di jalan tersebut. Hanya saja, pemandangan kemarin cukup membuat dia tersentak. Dia menilai belum ada aturan dan sosialisasi yang jelas terkait itu. Apalagi pada kenyataannya masih banyak yang parkir sembarangan.

Sementara masyarakat dibuat bingung dengan sanksi aturan baru yang dinilai tidak solutif. “Sudah sangat sulit parkir di Ambon ini. Jalan dari arah Skip ke Batu Meja juga seng boleh parkir. Jadi mengurangi jatah parkir di saat semakin banyak pengguna kendaraan roda empat di Ambon,” tuturnya kesal.

Sebelum itu, mobilnya diparkir di sisi jalan Rijali arah Skip menuju Batu Meja. Namun setelah ada aturan baru dari rekayasa lalin yang serta-merta mewajibkan kawasan itu bebas parkir. Otomatis lajur kiri Jalan Pattimura ketambahan kendaraan.

Di sisi lain para pekerja juga warga yang tinggal di sekitar itu bingung mencari lokasi parkir. Sementara dinas terkait tetap menjalankan sanksi. “Kesibukan masyarakat ada di jalan ini. Dishub kota pernahkah pikir solusi. Jangan fokus di punishment,” ujar dia.

Tak hanya Ethly beberapa pegawai bank juga ikut merasakan kebingungan. Mereka yang hendak keluar makan siang terpaksa memanggil orang untuk memompa bank mobil mereka.

Dinas Perhubungan Kota Ambon yang langsung dimintai komfirmasi memberikan penjelasannya. Kadishub, Robby Sapulette menyatakan Jalan Pattimura bukan kawasan parkir ganda. “Jadi si situ bukan parkir ganda ya. Tidak bisa. Itu jalan utama dan tidak bisa parkir bertumpuk lagi,” jelasnya kepada wartawan melalui saluran telepon.

Saat ini, kata Robby, aturannya di jalan utama tidak membolehkan parkir ganda. Saat ditanyai lebih lanjut perihal lahan parkir, Robby mengaku pemerintah kota tidak memiliki lahan parkir.

Dia justru membuka kesempatan bagi invenstor yang ingin membuka usaha lahan parkir di Ambon. “Memang betul bannya dikempesin. Kita (pemkot, baca) tidak punya lahan, kalau ada yang mau invstasi bikin parkiran kami sangat terbuka sekali,” terang Robby. (PRISKA BIRAHY)