Ransel Ternyata Berisi 22 Bom Rakitan dan Amunisi

by
Seorang anggota Gegana Brimob Polda Maluku mengamankan ransel berisi bom pada Minggu (2/10).

AMBON-Tim Gegana Brimob Polda Maluku berhasil mengurai tas ransel berisi bom yang diamanan di kawasan Lorong Sumatera Negeri Batu Merah Kota Ambon Minggu (2/10). Dalam ransel itu ternyata ada 22 buah bom rakitan dan satu butir amunisi kaliber 38. β€œTim Gegana Brimob Polda Maluku sudah selesai mengurai bom di dalam tas ransel. Dan di dalam ransel terdapat 22 buah bom rakitan dan satu butir amunisi kaliber 38. Kami terus mengusut temuan ini,” kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease AKP Baiquni Wibobo saat dihubungi Terasmaluku.com, Senin (3/10) malam. Ia menyatakan sebagian bom tersebut masih aktif, diduga bom dan amunisi itu sisa – sisa konflik lalu. Meski diduga sisa konflik namun polisi terus mengusut kasus temuan bom di dalam ransel itu dengan memeriksa sejumlah saksi.
Seperti diberitakan sebelumnya sebuah tas ransel berisi bom ditemukan di lahan kebun kawasan Lorong Sumatera tepatnya di RT 004/RW 18 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, perbatasan dengan kawasan Ahuru. Bom dalam ransel itu awalnya ditemukan seorang warga bernama Ismail saat membersihkan lahan kebun yang tak jauh dari rumah warga sejak Sabtu (1/10).
Temuan ransel berisi bom yang tertanam di lokasi curam itu baru dilaporkan warga pada Minggu (2/10) siang ke aparat kepolisian. Aparat Polres Pulau Ambon yang tiba langsung mensterilkan lokasi dan memasang garis polisi di kawasan temuan bom itu.Tim Gegana Brimob Polda Maluku kemudian mendatangi lokasi dan langsung mengevakuasi ransel berisi bom tersebut untuk diperiksa di Satuan Brimob Polda Maluku. ADI