Ribuan Warga MBD Deklarasi Pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD

by
Deklarasi Pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD pada Kamis (3/11) malam.

AMBON- Ribuan warga asal Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendeklarasikan pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (3/11) malam. Mereka yang hadir merupakan warga MBD yang tinggal di Kota Ambon, serta datang langsung dari Kabupaten MBD termasuk ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kepala desa.
Deklarasi ini dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Zeth Sahuburua, Bupati MBD Barnabas Orno, Wakil Bupati, Benyamin Thomas Noac, pimpinan DPRD MBD, anggota DPR RI Mercy Barends serta sejumlah anggota DPRD Maluku lainnya.
Deklarasi pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD dibacakan Ketua DPRD MBD Saloro Fetrus, didampingi Wagub, Bupati dan pejabat lainnya. Dalam deklarasi ini, Fetrus menyatakan, pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD harus dilakukan atas pertimbangan strategis nasional untuk menjaga kepentingan dan kedaulatan NKRI dibagian selatan Provinsi Maluku.
MBD merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia, dan merupakan lokasi Blok Masela, blok gas alam abadi. “Kami masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya dalam kesadaran dan semangat perjuangan yang tinggi,kami mendeklarasikan perjuangan pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan Maluku Barat Daya,” kata Fetrus saat membacakan deklarasi itu.
Fetrus juga menyatakan, deklarasi ini merupakan keinginan luhur dan suatu tindakan sejarah perjuangan segenap masyarakat MBD, yang akan ditindak lanjuti dengan bentuk perjuangan yang menyatu, efektif dan terencana mengarah kepada tujuan terbentuknya Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD, demi kesejahteraan masyarakat MBD. “Bahwa segala hal yang berkaitan dengan perjuangan ini akan diatur lebih lanjut melalui Badan Perjuangan Pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD. Semoga Tuhan menyertai kami ” Kalwedo,” demikian pernyataan deklarasi yang dibacakan Fetrus.
Naskah deklarasi ini kemudian diserahkan ke Bupati MBD Barnabas Orno dan dilanjutkan kepada anggota DPR RI Mercy Barends yang disaksikan Wagub, serta ribuan warga MBD. Dalam deklarasi ini juga, dilakukan penekanan tombol sirena serta tembakan kembang api ke udara, sebagai tanda dimulainya perjuangan pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD.
Bupati Orno menyatakan, selama ini wilayah Kabupaten MBD, yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga itu sangat tertinggal jauh dari berbagai aspek baik secara ekonomi dan pelayanan pembangunan di semua bidang. Ia menyatakan, warganya bahkan ada yang memilih berobat ke Timor Leste bila sakit termasuk melakukan transaksi ekonomi lainnya. Ini terpaksa dilakukan karena ketiadaan sarana pembangunan serta terbatasnya tenaga medis di wilayah itu. “Karena itu dengan pembentukan Provinsi Perbatasan Kepulauan MBD ini dapat menjawab segala persoalan yang selama ini kami alami. Biarkan kami menentukan jalan sendiri, untuk membangun daerah kami demi mensejahterakan masyarakat MBD,” kata Orno.
Wagub Maluku Zeth Sahuburua menyatakan, akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan masyarakat MBD ini. Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi A DPRD Maluku Melky Frans serta Mercy Barend. Setelah ini, Pemkab MBD juga akan mendorong pemekaran Kabupaten dan Kota di wilayah MBD, untuk memenuhi syarat lahirnya sebuah provinsi. (ADI)