Tinjau Tugu Revolusi, Mendikbud Janji Perjuangkan Pahlawan Buru Jadi Pahlawan Nasional

by
Mendikbud menemui cucu dan cece pahlawan revolusi asal Buru di Kota Namlea Minggu (6/11)

NAMLEA-Setelah membuka Kongres Kebudayaan Maluku, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. H Muhadjir Effendy, Minggu (6/11) meninjau monumen Bung Karno dan Tugu Revolusi di Kota Namlea Kabupaten Buru.
Dalam kunjungan ini, Menteri yang didampingi Gubernur Maluku Said Assagaff, Wakil Gubenur Zeth Sahuburua, Pelaksana Tugas Bupati Buru, Juhana Soedrajat meninjau sejumlah dokumen berupa foto pahlawan revolusi asal Pulau Buru di sebuah kediaman yang dinamakan rumah merdeka.
Pahlawan revolusi asal Pulau Buru adalah Adam Pattisahusiwa, penerima amanat perjuangan dari tim propaganda kemerdekaan wilayah seberang yang dipimpin Raden Yusuf Kartadikusuma. Abdurahman Wannebo, seorang pahlawan revolusi Pulau Buru yang merobek dan menurunkan bendera Belanda di wilayah mereka, serta Amido Bin Talib dan Hamid Goja.
Dalam peninjauan ini, Menteri meminta timnya untuk memasukan dua nama pejuang revolusi asal Buru untuk diperjuangkan menjadi pahlawan nasional di Jakarta nanti. “Kami akan berupaya agar mereka ini bisa diperjuangkan menjadi pahlawan nasional,” kata Menteri disaksikan puluhan warga Buru lainnya. Usai mengunjungi rumah merdeka tersebut, Menteri menemui cucu dan cece dari para pahlawan-pahlawan revolusi itu. Menteri memeluk dan berpose bersama mereka. Sebelumnya saat membuka Kongres Kebudayaan Maluku di Kantor Bupati, Mendikbud menandatangani prasasti peresmian monumen Bung Karno. (DIT)