Bangkai Paus Raksasa Terdampar di Pantai Dusun Hulung, Seram Bagian Barat

by
Bangkai paus yang ditemukan di Pantai Dusun Hulung Desa Iha Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat, Rabu (10/5) FOTO : IST

AMBON,TERASMALUKU.COM-BANGKAI seekor ikan paus raksasa ditemukan terdampar di Pantai Dusun Hulung Desa Iha Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada Rabu (10/5) sekitar pukul 09.00 WIT. Paus raksasa ini memiliki panjang 22 meter dengan lebar empat meter, serta taring empat meter.

Diperkirakan paus tersebut sudah mati sejak sepekan terakhir dan terdampar di pantai itu. Bangkai paus mulai membusuk. Bagian kepala dan ekor sudah hancur, sedangkan perutnya juga sudah pecah. Air laut sekitar bangkai paus dipenuhi darah dan cairan ikan paus itu.

Paus ini sebenarnya sudah ditemukan oleh warga setempat, Asrul Tuanakota pada Selasa (9/5) malam. Saat itu  ia mengira paus itu adalah sebuah perahu. Namun Asrul penasaran atas apa yang dilihatnya semalam.  Asrul  pun mengecek kembali pada Rabu pagi.

Setelah melihat ternyata bukan perahu melainkan  bangkai  paus. Ia langsung menyampaikan temuannya itu kepada warga kampung. Temuan bangkai paus ini sempat menggegerkan warga setempat. Warga ramai datang ke pantai menyaksikan bangkai paus tersebut.

Sebagian warga mengabadikan gambar bangkai paus ini. Warga setempat awalnya mengira bangkai paus itu  adalah seekor cumi-cumi raksasa. Namun setelah diperiksa dan diamati ternyata bangkai tersebut adalah seekor paus. Diduga paus ini adalah jenis paus biru yang usianya  sudah tua.

Kapolsek Huamual Ipda Idris Mukaddar yang dikonfirmasi Terasmaluku.com, Rabu malam menyatakan, bangkai paus tersebut sudah rusak dan membusuk. Sehingga warga  setempat mengira bangkai tersebut seekor cumi-cumi raksasa. Namun lanjut Mukaddar, setelah diperiksa dan diteliti baik-baik ternyata ada tulang belakang serta taring di depan mulut bangkai paus itu.

“Bangkainya sudah rusak, tapi bisa dipastikan itu adalah ikan paus karena memiliki tulang belakang dan taring di mulut. Taringnya panjang sekitar empat meter,” kata Mukaddar.

Temuan bangkai paus  terdampar ini menjadi viral di media sosial (Medsos) milik warga Maluku. Warga  mengupload foto dan video bangkai paus itu di akun medsos mereka dengan komentar beragam. Kini warga setempat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait secepatnya mengevakuasi bangkai paus itu untuk ditanam. (IAN)