Danrem Tanamkan Nasionalisme Kepada Pelajar di Ambon

by
Seorang calon siswa SMA tengah bertanya kepada Danrem 151 Binaiya Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru saat memberi materi nasionalisme di SMA YPKPM Kristen Ambon, Selasa (4/7). FOTO : PENREM

TERASMALUKU.COM,AMBON-Komandan Korem (Danrem) 151 Binaiya, Kolonel Inf Christian Kurnianto Tehuteru menanamkan rasa cinta tanah air  melalui penyampaian materi tentang nasionalisme dan patriotisme kepada siswa-siswi baru SMA YPKPM Kristen Kota Ambon, Selasa (4/7).

Danrem memberikan materi “Pengaruh Nilai Nasionalisme dan Patriotisme Bagi Generasi Muda Bangsa”. Materi tersebut diberikan kepada 150 siswa siswi baru SMA Swasta Kristen YPKPM untuk Tahun Ajaran 2017/2018 dalam rangka pengenalan lingkungan sekolah (PLS) sebagai bekal pengetahuan di masa yang akan datang.

Dalam pemberian materinya Danrem menyampaikan arti penting kebersamaan tanpa membedakan Ras, Suku dan Agama seperti yang dilakukan oleh para pejuang kita jaman dulu dalam merebut kemerdekaan. Mengenal dan melestarikan adat budaya sendiri.

Salah satu contoh adat budaya di daerah Mamala dan Morella dengan acara tradisi yaitu adat pukul sapu lidi yang baru digelar belakangan ini. Salah satu sikap Nasionalisme menurut Danrem diantaranya adalah melestarikan budaya. “Jangan sampai budaya Bangsa Indonesia diklaim oleh negara lain, seperti pengklaiman batik oleh negara tetangga,” tegas Danrem.

Hal tersebut tidak akan terjadi jika kita, masyarakat Indonesia turut melestarikan budaya, tambahnya. Sesuai dengan materi yang diberikan Danrem, sebagai generasi penerus selain memiliki nilai nasionalisme tentunya juga harus memiliki jiwa patriotisme.

Sebagai upaya bela negara dan merupakan kewajiban setiap warga negara yang memiliki ciri cinta tanah air, tidak pantang menyerah, mau maju. Dan  menempatkan persatuan dan kesatuan diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Danrem juga memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, seperti ikut upacara bendera, kegiatan Pramuka, Palang Merah Remaja, menghormati guru, orang tua serta tidak merusak lingkungan hidup. Kegiatan pembekalan tersebut mendapat antusiasme dari siswa-siswi baru SMA Swasta Kristen YPKPM dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan materi yang diberikan Danrem.

Salah satunya pertanyaan yang disampaikan seorang siswa baru dari SMPN 6 Ambon, bertanya mengenai masalah krisis pangan bila terjadi di negara kita dan bagaimana negara mengatasinya. Pada kesempatan tersebut Danrem menyampaikan, saat ini Pemerintah Indonesia menggalakkan program ketahanan pangan dengan melaksanakan kegiatan cetak sawah melibatkan Kementerian Pertanian dan TNI. Untuk mendapatkan lahan sawah yang luas, meningkatkan produksi padi.

Disamping itu menurut Danrem,  Pangdam 16  Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo juga mencanangkan program “emas hijau dan emas biru” untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat di Maluku dan Maluku Utara dimana potensi laut dan tanaman keras dan buah-buahan serta sayuran di kembangkan untuk kesejahteraan masyarakat. (IAN)