Stok Telur Ayam di Kota Tual dan Malra  Kosong

by
Aktivitas di Pasar Kota Tual pada Rabu (19/7). FOTO AS (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM, TUAL – Stok telur ayam dan cabe merah di Kota Tual dan Maluku Tenggara (Malra) sejak sepekan terakhir ini kosong. Baik ditingkat sub distributor, distributor, agen maupun penjual sembako di pasar, telur ayam dan cabai merah habis, tidak ditemukan lagi. Pantauan Terasmaluku.com di Pasar Tual, Rabu (19/7) warga sulit mendapatkan telur ayam dan cabe merah itu.

Kepala Seksi Promosi dan Pengembangan Perdagangan Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual Ahmad Renoat menyatakan, kekosongan telur ayam di pasaran Kota Tual, disebabkan belum ada telur  yang masuk dari daerah produksi, seperti Surabaya Jawa Timur, dan Makassar.   Ia menyatakan, pihaknya sudah mengecek langsung   ke   lima distributor sembako di Tual  namun memang stok terlur ayam habis.

“Kita sudah mengecek ke lima distributor sembako di Tual, jangan sampai kesosongan telur ayam ini akibat permainan untuk penimbunan telur. Namun ternyata memang stoknya habis karena belum ada kapal yang masuk membawa telur,” kata Renoat.   Kemungkinan menurutnya, cuaca buruk sehingga mengganggu pengiriman  telur ayam dengan kapal ke Tual. Selain telur ayam, cabai merah juga kosong di Pasar Tual.

Tidak hanya di Tual, kekosongan telur ayam juga terjadi di Malra.  Telur ayam di wilayah itu hanya ditemukan di Swalayan Gotta, namun harganya berbeda degan harga di pasar tradisional.  Kemungkinan  stok telur maupun cabe merah  ada lagi setelah masuknya kapal Pelni di Kota Tual, Kamis ini.

Pedagang sembako di Pasar Tual, Iwan menyatakan,  untuk telur ayam sudah habis sejak  satu pekan terakhir ini. Di kiosnya sendiri, selain telur ayam, kacang tanah, minyak  goreng pun kosong. Iwan mengatakan, kekosongan terjadi akibat belum ada kapal yang membawa sembako masuk  Tual akibat cuaca buruk.  “Jika ada stok telur yang masuk dengan kapal milik Pelni Kamis ini, itupun pasti terbatas, dikhawatirkan kalau stoknya terbatas ada kenaikan harga lagi,” katanya. (AS)