Mahasiswa MBD Demo Bupati Orno di Kejati Maluku

by
Mahasiswa MBD bernjukrasa di Kantor Kejati Maluku, Selasa (12/9) menuntut pemeriksaan Bupati MBD terkait Bandara Yos Imusula Orno di Pulau. FOTO :

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sejumlah orang dari Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (GEMA MBD) berunjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Selasa (12/9). Dalam aksinya, pengujukrasa meminta Kejati mengusut Bupati MBD, Barnabas Orno dan saudarnya, Frankius Orno, karena diduga terkait kasus pembangunan Bandara Yos Imusula Orno di Pulau  Moa  Kabupaten MBD.

Koordinator aksi, Lepinus Keriyapi mengatakan, kasus Bandara Yos Imusula Orno  ini tidak cukup menjerat empat  tapi juga diduga melibatkan pihak  terkait lainnya. Sebab menurut Lepinus, dari kronologis kasus ini, diduga kuat Bupati MBD Barnabas Orno dan Frankius ikut dalam pusaran  kasus tersebut.

“Pekerjaan pembangunan bandar udara ini diprediksikan menelan anggaran APBD sebesar Rp 12 miliar dan APBN Rp 20 miliar. Tentunya, proyek ini juga akan melibatkan petinggi di MBD dan saudarannya,”kata Keriyapi.

Untuk itu, dia meminta Kejati Maluku meninjau kembali hasil audit BPKP terkait anggaran pembangunan Bandara Yos Imusula Orno. Massa juga mendesak Kejati Maluku tidak tebang pilih dalam pengusutan kasus ini.

Dalam kasus Bandara Yos Imusula Orno, empat orang kini menjalani persidangan  di Pengadilan Tipikor Ambon. Yakni, pemenang tender Soenarko, mantan Kadis Perhubungan MBD Jhon Tangkuman, kontraktor Nikolas Paulus dan mantan Plt Kadis Perhubungan Poli Miru.

Menanggapi aksi demo ini, Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku Samy Sapulete memberi apresiasi kepada Gema MBD yang ingin menuntaskan korupsi di Maluku. Dia meminta agar Gema MBD mengikuti proses persidangan empat terdakwa  korupsi Bandara Yos Imusula Orno yang akan digelar di Pengadilan Tipikor Ambon, Rabu (13/9) besok.

“Gema MBD harus kawal terus kasus ini sehingga Gema MBD dapat melihat dan mengetahui langsung perkembangan-perkembangan dari kasus tesebut,”tutupnya.  Sementara itu, hingga berita ini diupload, baik Bupati Orno maupun  Frankius belum bisa dikonfirmasi Terasmaluku.com  terkait aksi demo ini. (RAS)