Sucofindo Gelar Seminar, Bantu Pelaku Usaha Maluku Tingkatkan Daya Saing

by

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT. Sucofindo (Persero) turut mendukung program Nawacita Pemerintah dalam mengembangkan potensi industri. Karena itulah, Sucofindo menggelar seminar tentang strategi penguatan daya saing komoditi lokal di pasar global,  Kamis (28/9).

Seminar tersebut merupakan langkah strategis bagi Sucofindo dalam memperkenalkan dan memperdalam awareness pelaku usaha lokal, pemerintah daerah, konsumen, serta para akademis untuk mengembangkan petensi lokal Maluku. Dalam Seminar ini pembicara adalah pakar ekonomi dari Universitas Patimura Ambon Isaac Tony Matitaputty, Ketua Dewan Rempah Maluku Djalaludin Salampessy, Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) M. Assegaf.

Direktur Komersil II PT. Sucofindo Sufrin Hannan mengatakan, seminar ini untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam program Nawacita, menjadikan kawasan sebagai lumbung ikan nasional, provinsi rempah-rempah serta sentra pengembangan industri pertambangan dan energi, juga industri pariwisata.

“Nantinya dengan seminar ini juga dapat memberikan gambaran tentang strategi kebijakan program dan upaya-upaya peningkatan daya saing komoditi lokal dan daya saing Provinsi Maluku. Sehingga mendukung upaya peningkatan akses pasar global,” katanya.

Ia mengatakan, Provinsi Maluku dikenal sebagai sumber atau rumah bagi komoditi-komoditi penting bagi pasar  dunia seperti pada sektor pertanian, Pala, Cengkeh, dan Kelapa. Sebagai kawasan yang memiliki beragam kekayaan alam, Maluku menjadi sumber yang potensial untuk mengembangkan investasi. Dalam hal ini, kata dia, Maluku memiliki nilai strategis dan potensi unggulan yang dapat ditumbuhkan dalam pengembangan ekonomi lokal, melalui optimasi potensi berbasis geostrategis, kebaharian dan wilayah perbatasan negara.

Sementara, Perwakilan dari Manajemen Sucofindo A. Iskandar, K mengatakan, PT. Sucofindo sebagai BUMN yang handal dan terpercaya dalam inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi dan pelatihan, hadir dekat dengan para pelaku usaha di Maluku dengan menyediakan unit layanan di Kota Ambon dibawah koordinasi Cabang Makassar.

“Dalam hal ini Sucofindo siap mendukung pelaku usaha lokal agar dapat mengoptimalkan potensi mereka, sehingga mampu bersaing dalam akses global,” kata Iskandar. Ia berharap, layanan baru Sucofindo ini dapat membantu para pelaku usaha dalam meningkatkan daya saing produk lokal yang ada di Maluku.

Menurut pakar ekonomi Universitas Patimura Ambon Izaac Tony Matitaputty, Maluku tak hanya perlu menggali pada sisi Sumber Daya Alam (SDA) saja, tetapi perlu juga ditopang dalam sumber daya manusia (SDM). “SDA yang sangat melimpah mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, dan perikanan hingga di sektor pertambangan. Namun Pemerintah perlu juga meningkatkan kapasitas SDM,” kata Izaac. (IAN)