AMSI Maluku Terbentuk, Hamdi Terpilih Jadi Ketua

by
Pimpinan sidang Konferwil AMSI Maluku menyerahkan penetapan hasil Konferwil AMSI kepada ketua terpilih usai Konferwil di Hotel Amaris Ambon, Selasa (23/1).

TERASMALUKU.COM,-AMBON- Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Maluku resmi dideklarasikan dalam konferensi Wilayah (Konferwil)  yang berlangsung di Hotel Amaris, Selasa (23/1). Dalam Koferwil I  dengan tema “Memperkuat Eksistensi AMSI Dalam  Peningkatan Profesionalisme Industri Media Berbasis Lokal,”  Hamdi Jempot terpilih menjadi Ketua AMSI Wilayah Maluku periode 2017-2022.

Pemimpin Redaki Terasmaluku.com, ini terpilih  secara aklamasi oleh peserta Konferwil yang dihadiri tujuh perwakilan media online di wilayah Maluku. Selain Hamdi, forum Konferwil juga sepakat memilih Sahlan Heluth, penanggungjawab media online Malukunews.co sebagai Ketua Badan Pengawas dan Pertimbangan AMSI Maluku. Deklarasi dan Konferwil  AMSI Maluku ini dihadiri anggota Badan Pengawas dan Pertimbangan AMSI Pusat Dwi Eko Lokononto.

Hamdi meminta dukungan semua anggota AMSI di Maluku sehingga bisa  menjalankan amanat keputusan Konferwil dengan baik. “Tanpa dukungan seluruh anggota AMSI apa yang kita harapkan untuk memajukan AMSI,  mengembangkan industri media dan meningkatkan profesionalisme pengelolaan media siber di Maluku tidak mungkin terwujud,” kata Hamdi.

Ia mengungkapkan, AMSI hadir sebagai wadah berhimpun media online serta untuk mengembangkan perusahan media online agar professional dan bersinergi dengan semua anggota AMSI secara nasional. Hamdi akan menyusun kepengurusan AMSI Maluku.

Sementara Dwi Eko Lokononti mengungkapkan, untuk menjadi konstituen di Dewan Pers,  AMSI harus memiliki  kepengurusan minimal di 15 wilayah. Dan Maluku merupakan wilayah ke 15 yang terbentuk secara nasional.

“AMSI Maluku menjadi penentu. AMSI Maluku merupakan wilayah ke 15 yang terbentuk secara nasional. Itu berarti memenuhi persyaratan dari Dewan Pers untuk diverifikasi sebagai konstituen perwakilan perusahan media online,” kata  Eko Lokononti,pemimpin Beritajatim.com ini.

Menurut Dwi, AMSI juga dibentuk agar saling mendukung, melindungi  dan menjaga ruh jurnalistik dan bisnisnya di tengah iklim Informasi yang berkembang sangat cepat. “AMSI juga dapat menangkal berita bohong (hoax), di berbagai media sosial dewasa ini. AMSI juga dibentuk  untuk meningkatkan sumber daya dan  profesionalisme jurnalis,” katanya.

AMSI dideklarasikan pada Juli 2017 lalu yang diprakasai 26 media siber Indonesia. Pada 22 Agustus 2017, AMSI menggelar Kongres Pertama yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri sejumlah menteri. (UAD)