Pasca Kebaran di Ruko Batu Merah, Belasan Toko Pun Ikut Tutup Sebagai Bentuk Empati

oleh
oleh
Lokasi kebakaran empat Ruko di kawasan pertokoan Batu Merah Kota Ambon, Selasa (17/7/2018) sepi. Belasan toko yang bersebelahan dengan Ruko yang terbakar memilih tutup. FOTO : FRISKA BIRAHY (TERASMALUKU.COM)

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Sehari pasca kebakaran empat Rumah Toko (Ruko) di kawasan Pertokoaan Batu Merah Kota Ambon, sejumlah toko yang bersebelahan pun ikut tutup pada Selasa (17/7/2018). Para pemilik toko enggan berjualan lantaran masih trauma dan ikut berempati dengan musibah kebakaran yang terjadi Senin (16/7/2018) sekitar pukul 17.00 WIT itu.

Area jalan yang biasa dilalui angkutan umum jurusan Tulehu dan kendaraan pribadi pun ditutup oleh warga pada dua sisi menggunakan kayu bekas. Tak ada lalu lalang orang di situ. Sementara di sekitar lokasi tampak warga dan pengguna jalan mengamati dari kejahuan. Asap putih terlihat sesekali keluar dari bumbungan ruko berlantai tiga itu.

Sementara di depan toko, dipasang police line. Beberapa bagian Ruko yang berbahan kayu ludes menjadi arang dilalap api. Pemilik toko dan warga sekitar hanya bisa memandang puing puing bangunan. “Yang kebakaran ini beta sodara lai, seng enak mau bajual. Beta jua masih trauma,” ucap Ros pemilik toko pakaian di seberang lokasi kebakaran saat ditemui Terasmaluku.com, Selasa siang.

Ros merupakan salah satu keluarga dekat dengan pemilik Ruko yang terbakar itu. Di lokasi kejadian terdapat 19 Ruko. Empat ruko yang dilalap api dan sebanyak 15 Ruko lain yang utuh ikut tutup. Mereka merupakan saudara dekat dari pemilik Ruko yang terbakar. Ros salah satunya yang ikut meniadakan aktifitas jual beli di lapaknya.

Rasa senasib sepenanggungan membuatnya dan keluarga lain ikut berempati. Apalagi pada Sabtu (21/7/2018) sang pemilik Toko bakal bertolak ke Tanah Suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji bersama rombongan. “Kasihan padahal dong mau naik haji. Toko su tabakar,” ujar Ary Marasabessy, penjual cemilan khas Ambon yang berjualan tak jauh dari kejadian.

BACA JUGA :  Berhasil Ditarik, KMP. Layur Diboyong ke Hunimua Untuk Pengecekan

Ary juga sempat menyaksikan bagaimana api keluar dari ventilasi Toko disusul asap hitam pekat di sekitar area. Bahkan dirinya yang saat itu ada di lapak jualan ikut terkena imbas asap. Padahal lapaknya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi. Wajahnya menghitam lantaran terpapar semburan asap.

Hingga kini warga dan pemilik toko di sekitar, melakukan penjagaan di lokasi kejadian. Pengendara kendaraan maupun pejalan kaki tidak dibolehkan melintas. Aparat Polres Pulau Ambon masih mengusut penyebab kebakaran empat Ruko yang menjual pakaian dan sembako itu. Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (16/7/2018) sore, selain menghanguskan empat Ruko, kebakaran ini juga menyebabkan dua warga dilaporkan terluka. (BIR)

No More Posts Available.

No more pages to load.